fbpx
EssaiKolom

Desain Gratis vs Desain Grafis

oleh : Ary Senpai

ENERGIBANGSA.ID – Sebelumnya saya mau mengawali sebuah kisah. Panggil aja Nugroho, Nugroho seorang desainer grafis kelas intermediate alias menengah.

Dalam kesehariannya Nugroho adalah guru desain komunikasi visual di sebuah SMK. Nah dalam bisnis jasa desainnya Nugroho kerap kali menemukan kasus seperti berikut:

1) Minta desain gratis, 2) maunya cepet dengan harga miring. 3) para desainer berlomba-lomba banting harga sehingga enggak menjaga kualitas. 4) desainernya asal ngambil dari google terus cuman edit.

Di atas adalah sebuah gambaran yang terjadi tentang keadaan dunia perdesainan tingkat pemula dan menengah.

Beda lagi kalau tingkat atas ya gaes. Mengapa bias disebut tingkat pemula dan menengah, ya dilihat dar cakupan klien dan jam terbangnya.

Kalau saya sendiri ya baru tingkat menengah aja, belum tingkat Pro atau tingkat tinggi wkwkkw.

Solusinya?

Kok bisa yah terjadu beberapa kasus seperti diatas? Terus gimana nih solusinya? Demo? Atau bikin aksi 414? Aksi 48?

Jadi gini gaes, yang saya kupas kali ini adalah tentang apa yang saya alami berkaita hal-hal diatas lho. Kalau enggak sesuai ya mohon maaf.

Mengapa minta desain gratis? Apa yang saya alami ada beberapa hal mengapa orang minta layanan desain gratis.

Alasannya sebagai berikut : (1) karena market yang salah. Elu bikin usaha desain tapi sasaran elu di pelosok desa, market elu petani, ya iyalah mereka pasti minta layanan desain gratis, karena bagu mereka “desain kan cuma gitu aja…”

(2) Karya yang masih biasa. Nah hal ini lumrah, apalagi jika kamu baru kelas 1 SMK diajarin sama guru kamu bikin desain logo, terus kamu upload desain tersebut, ya otomatis awal-awalnya ya gratis karena memang jam terbang yang masih belum terbang hehehee.

(3) Desainernya kurang bias membranding diri. Ada kalanya desainer malah belum yakin dengan kemampuannya sendiri, sehingga ya gitu dia harus mau nggarap projek gratisan.

Banting Harga?

Mau bantin harga? No ! Itu suatu kebodohan!
Proses terjadi banting-bantingan harga setahu saya terjadi karena beberapa hal sebagai berikut :

(1) Pengen cari duit atau klien dengan jalan instan
(2) Saingan yang tidak sehat
(3) Kurang sadarnya tentang kompleksnya proses dalam desain

Terus gimana solusinya? Ada beberapa trik dalam membangun kesadaran dalam dunia perdesainan ini. Beberapa hal itu adalah sebagai berikut :

  1. Jika yakin ingin menjad desainer, baik itu kerjaan utama dan sampingan, brand your self, kamu harus bener2 ngebranding dirimu. Orang lain harus tau bahwa kau ini desainer grafis dengan segala aksi kreativitas yang enggak murah.
  2. Jaga kualitas, lihat siapa diri kita. Kalau diri kita masih setengah-setengah ya output desain kita juga masih seperti itu, klien yang minta gratisan temen yang banting-bantingan harga atau sejenisnya. Tetaplah jaga kualitas desain.
  3. Hargai desain kamu sesuai jam terbang maupun skill mu. Kapan2 saya bahas tentang bagaimana menghargai desain kamu dan merintis desain sejak masih sekolah.
  4. Sadarkan ke klien tentang proses kreatif dalam desain yang enggak mudah plus butuh waktu.
  5. Jangan murahan! Tentunya agar enggak murahan ya berlatih secara kontinyu.
  6. Beri edukasi dan yakinkan klienmu bahwa kamu bisa memberi solusi bagi persoalan citra atau branding dan marketing bagi mereka

Semoga bermanfaat!

Ary Senpai, (mantan Kajur Animasi yang sekarang jadi Desainer Grafis & Aktivis Social Entrepreneur, salah satu author Buku Sekolah Membunuhmu)

Related Articles

Back to top button