stadion citarum
Olahraga

Deal, Stadion Citarum Jadi Homebase PSIS di Musim 2020

0

ENERGIBANGSA.ID – Teka-teki stadion yang akan jadi homebase PSIS di musim 2020 akhirnya terkuak, usai management PSIS Semarang beraudiensi dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di ruang rapat wali kota, pada Rabu (8/1/2020) siang kemarin.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Hendi, panggilan akrab Wali Kota dan jajaran top manajemen PT Mahesa Jenar; Yoyok Sukawi, Kairul Anwar, Joni Kurnianto, Wahyu Winarto (Liluk) dan Danur Rispriyanto.

Sebelumnya, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menyampaikan terima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan Wali Kota Semarang sehingga PSIS tetap bertahan di liga 1.

Yoyok menjelaskan bahwa niatannya menggunakan Stadion Citarum menjadi home base PSIS karena pemasangan rumput sintetis Stadion Citarum Kota Semarang yang berstandart FIFA telah selesai.

“Kehadiran kami ini untuk berdiskusi sekaligus meminta ijin kepada Pak Wali untuk penggunaan Stadion Citarum sebagai pusat kegiatan PSIS Semarang di 2020,” ujar Yoyok dalam rapat.

Pri yang akrab disapa bos YS itu meminta ijin untuk menyewa stadion Citarum sebagai home base PSIS, untuk digunakan sebagai tempat berlaga, menggelar latihan, kantor PSIS, hingga tempat jualan merchandise resmi PSIS.

Jika merunut sejarahnya, Citarum ini adalah stadion yang layak diklaim sebagai “kandang” PSIS sebenarnya, karena di stadion inilah cikal bakal PSIS lahir dan berkiprah di kompetisi resmi.

Lebih lanjut Yoyok juga mengutarakan akan melakukan beberapa renovasi untuk memenuhi standart Liga 1, seperti ruang ganti, ruang wasit, ruang kesehatan.

“Di 2020 kita kembali ke Semarang, sehingga bulan depan PSIS latihan perdana sudah ada di Stadion Citarum,” pungkasnya.

Renovasi 16 Miliar

Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang Irwansyah mengatakan, perbaikan Stadion Citarum untuk tahap 2019 ini sudah 100 persen. Perbaikan tersebut meliputi drainase, pematangan lahan lapangan, dan pemasangan rumput sintetis. “Rumput yang kami gunakan juga sesuai dengan standar dari FIFA,” ujar Irwansyah sebagaimana dikutip Jawa Pos Radar Semarang

Seperti diketahui, perbaikan Stadion Citarum pada 2019 ini menelan anggaran sebesar Rp 16 miliar. Bangku penonton juga diperbaiki, sehingga kapasitas penonton di setiap tribunnya mencapai 10 ribu orang. Semua anggaran tersebut 100 persen berasal dari APBD Kota Semarang, karena dukungan dari Walikota Semarang yang ingin olahraga sepakbola Semarang maju.

Sebelum dilakukan pemugaran seperti saat ini, kondisi Stadion Citarum memang memprihatinkan. Kualitas rumput dan kondisi bangunan banyak yang tidak terawat. Pada 2019 ini, Pemkot Semarang melakukan terobosan yang besar untuk stadion kebanggaan masyarakat Kota Semarang ini.

“Penggantian rumput menjadi sintetis kelas FIFA itu bentuk kesungguhan Pemkot Semarang dalam memberikan fasilitas olahraga terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Rumput sintetis Polytan tersebut berasal dari Jerman. Jenis rumput ini merupakan standar FIFA sebagai induk organisasi sepak bola dunia. Ruki berharap nantinya para atlet akan semakin nyaman menggunakannya dan akan lahir atlet-atlet hebat dari Kota Semarang.

Dukungan pada PSIS

Sementara itu Hendi yang didampingi Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman menyampaikan apresiasinya karena tren positif PSIS saat ini yang terus semangat bertahan di Liga 1.

“Saya mengapresiasi perjuangan sedulur-sedulur PSIS, bahkan ketika Stadion Jatidiri direhab oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sedulur-sedulur tetap semangat dan dapat terus bertengger di Liga 1,” tutur Hendi.

“Maka sebagai bagian dari dukungan kepada PSIS, kami mempersilahkan PSIS untuk mengelola stadion citarum dengan standar FIFA. Konsepnya sedang dibahas dan diskusikan dengan sedulur – sedulur di Pemkot Semarang,” tegasnya.

Di sisi lain lanjut Hendi, meski nantinya terealisasi Stadion Citarum dikelola oleh PSIS Semarang, Hendi meminta selain digunakan untuk kegiatan PSIS, masyarakat pun juga masih bisa memanfaatkannya.

“Harapannya kemudian kalau ini tereaslisasi, selain untuk PSIS saya minta satu dua hari boleh digunakan masyarakat umum,” pintanya.

“Juga untuk transfer knowledge manjemen PSIS yang sudah berpengalaman di Liga 1 kepada temen-temen klub yang ada di Kota Semarang,” pungkasnya. 

Semoga ini menjadi awal positif PSIS di tahun 2020, menggunakan stadion dengan rumput terbaik, agar permainan PSIS juga cantik dan mampu masuk posisi atas di Liga 1. Aminkan!

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Kebijakan Pemkot Semarang Atasi Banjir Dipuji Hotman Paris

Previous article

Apresiasi Pompa Air, Warga MIK Semarang Upayakan Ini untuk Atasi Banjir

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Olahraga