fbpx
Kabar Daerah

Cepat-cepat Serahkan Laporan Keuangan, Demak Kepengen Raih WTP Kali Kelima

DEMAK, energibangsa.id—Wakil Bupati Demak Joko Sutanto berharap Pemerintah Kabupaten Demak dapat meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kali kelima.

Hal itu diungkapkan dalam acara penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Demak 2020 ke BPK RI secara daring melalui zoom metting di Posko Percepatan Covid-19 Ruang Command Center, Selasa (16/3/2021).

Ingin jadi kado akhir jabatan

“Opini WTP nantinya akan menjadi kado terindah di akhir masa jabatan kepemimpinan HM Natsir-Joko Sutanto,” ungkap Joko.

Menurutnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Demak diminta siap menerima masukan, keluhan, saran, dan kritik dalam pemeriksaan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Wabup Joko juga mendorong pimpinan dan Inspektur Kabupaten Demak untuk melakukan pengawasan, pengendalian, dan pemeriksaan.

Sehingga, pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan tidak menyimpang.

“Kami selalu melakukan pengendalian internal, kepala OPD selalu kami minta untuk melakukan pengawasan agar jalannya pemerintahan berjalan maksimal,” ujarnya.

Dapat apresiasi BPK Jateng

Apresiasi disampaikan Kepala BPK perwakilan Provinsi Jawa Tengah Ayub Amali kepada Pemkab Demak, karena termasuk dalam sepuluh besar kabupaten/kota di Jawa Tengah yang paling awal menyerahkan LKPD.

“Demak merupakan Kabupaten ketujuh dalam menyerahkan LKPD. Semoga ini menjadi pertanda baik. Opini WTP kembali didapatkan,” jelas Ayub.

Menurutnya, penyerahan LKPD kepada BPK menjadi hal yang sangat penting dalam upaya peningkatan kinerja pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Sebab, penyerahan tersebut merupakan wujud dari pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah.

“Laporan keuangan dengan opini yang baik, tergantung pemerintah daerah dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan pengelolaan,”ungkapnya.

Ditambahkan, pihaknya sudah melakukan analisis risiko dan diharapkan Pemkab Demak siap diperiksa.

”Dalam pemeriksaan, nantinya kami tidak mengurangi standar-standar dari pemerikasaan keuangan,” imbuhnya. (dd)

Related Articles

Back to top button