fbpx
Pendidikan

CEO Tesla: Kuliah Itu Bukan Tempat Belajar, tapi untuk Bersenang-senang

ENERGIBANGSA.ID – Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, memiliki pandangan yang berbeda tentang dunia perkuliahan ketika konferensi Satelite 2020 di Washington, Amerika Serikat, awal tahun 2020 lalu.

Pada saat sesi tanya jawab, Musk ditanyai oleh salah seorang audiens tentang bagaimana cara perguruan tinggi dan industri dapat membuat lebih mudah bagi siswa untuk membayar kuliah, serta menciptakan lebih banyak akses untuk siswa yang kurang mampu.

Tidak Perlu Kuliah

Jawaban Elon Musk sangat mengejutkan, ia justru menyuruh penanyanya untuk tidak perlu kuliah.

“Anda tidak perlu kuliah untuk belajar sesuatu dan pada dasarnya pengetahuan itu tersedia secara gratis,” jawab Musk sebagaimana dikutip energibangsa.id dari Bussines Insider.

Elon Musk mengakui, bawah dia kagum pada orang orang seperti Bill Gates (Microsoft), Steve Jobs (Apple), dan Larry Ellison (Oracle), meskipun faktanya mereka semua berhenti kuliah untuk memulai perusahaan mereka sendiri.

Menurut Musk, semua nama yang disebutkannya itu semuanya dropout kuliah, padahal mereka pintar.

Kuliah Mengganggu

Dia menggambarkan perguruan tinggi sebagai sekelompok tugas pekerjaan rumah yang mengganggu dan mengatakan salah satu nilai utama menghadiri kuliah adalah siswa menghabiskan waktu dengan orang seusia mereka sebelum bergabung dengan dunia kerja.

“Saya pikir perguruan tinggi pada dasarnya untuk bersenang-senang dan untuk membuktikan Anda dapat melakukan pekerjaan,” lanjut Musk.

Musk bahkan memastikan materi perekrutan perusahaannya Tesla Inc tak mewajibkan gelar sarjana dan menyebut itu sebagai syarat yang ‘absurd’.

Pendidikan Vokasi

Pendidikan Vokasi atau kejuruan adalah solusi. Dimana pendidikan ini lebih menitikberatkan fokus pada kemampuan peserta didik ketimbang membahas teori saja.

SMK Swadaya adalah Sekolah Kejuruan atau sekolah Vokasi di Semarang yang mengutamakan softskill dan hard skill untuk dikembangkan.

Elon Musk saja mengutamakan skill dibandingkan selembar kertas ijazah. Nah, sobat energi, yuk perbanyak skill dan kemampuan kita. (yab/EB)

Related Articles

Back to top button