fbpx
Kabar Daerah

Cek Posko Nataru, Ganjar : Tidak Ada Lonjakan Pemudik

SEMARANG, energibangsa.id – Ganjar Pranowo tengah mengecek Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru di Wisma Perdamaian, Semarang. Tujuannya yaitu untuk memastikan kondisi di Jawa Tengah selama ini aman memasuki libur akhir tahun.

Dilansir dari kompas.com, Selasa (29/12), berdasarkan pantauan selama ini Ganjar mengatakan tidak ada lonjakan pemudik yang terlalu banyak. Mengingat kali ini menjelang libur natal dan tahun baru 2021.

Ganjar mengatakan, memang saat ini terjadi sedikit lonjakan. Namun, tentunya berbeda dengan tahun sebelumnya. Bahkan di tahun ini mobilitas pemudik juga tidak terasa.

Walaupun begitu, Ganjar tetap meminta kepada semua tim agar tetap terus bersiaga. Hal ini dikarenakan liburan tahun ini terjadi di tengah pandemi Covid-19. Maka dari itu, Ganjar juga tetap mengingatkan agar masyarakat tetap berada di rumah saja.

“Kontrol kawan-kawan di sini komplit hampir seluruh sektor. Ada transportasi, infrastruktur dan kesehatan. Saya kira semuanya siaga,” ungkapnya.

Masyarakat juga tetap diminta waspada terhadap bencana yang kemungkinan timbul. BPBD juga telah melakukan pantauan terhadap status Gunung Merapi.

“Karena kondisi cuaca seperti ini dan Merapi aktif, maka masyarakat di sekitarnya mesti waspada semuanya. Termasuk mereka-mereka yang tinggal di daerah rawan bencana lainnya,” ujarnya.

Aman dan lancar

Koordinator Posko Terpadu Nataru, Rudi Widiatmanto mengatakan, dari tanggal 18 sampai 29 Desember 2020 kondisi di Jateng terpantau aman dan lancar. Selama ini tidak ada kemacetan dan bencana yang berarti.

Biasanya selama libur natal dan tahun baru terjadi lonjakan penumpang. Lonjakan penumpang yang sebelumnya diprediksi ternyata juga tidak terjadi dan tidak ada yang mengkhawatirkan.

“Semuanya lancar-lancar saja, termasuk penumpang di KA, pelabuhan dan bandara. Hal ini lebih kecil disbanding Nataru tahun lalu,” ungkapnya.

Harapannya kondisi yang kondusif seperti ini masih tetap bertahan hingga libur tahun baru usai. Ia mengimbau masyarakat untuk menunda berpergian demi keselamatan dan kesehatan bersama.

Sejak tanggal 18 hingga 29 Desember tercatat ada 3.368 penumpang turun dari Pelabuhan Jateng. Selanjutnya, sebnayak 70.028 penumpang turun melalui kerta api. Sedangkan yang dari bandara sebanyak 7.551 penumpang dan terdapat 15.317 kendaraan masuk ke Jateng. (*)

Related Articles

Back to top button