fbpx
Kabar Daerah

Catat! Ini Dia Sembilan Ruas Jalan di Semarang Bakal Ditutup Saat Malam Tahun Baru

SEMARANG, energibangsa.id – Malam tahun baru kali ini terjadi pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Kota Semarang. Pembatasan ini tentunya untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan jangan sampai menimbulkan klister baru.

Dilansir dari radarsemarang, Kamis (31/12), nantinya kan ada beberpa kebijakan yang harus diterapkan oleh masyarakat. Hal ini mengingat masih tingginya asus yang terkofirmasi positif di Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, aturan ini nantinya akan berlaku pada momen pergantian tahun baru. Kegiatan usaha masih diperbolehkan untuk beroperasi sampai pukul 23.00 WIB.

Hendi menekankan, usaha yang masi beroperasi pada malam pergantian tahun baru diharapkan bisa mematuhi aturan PKM. Dengan memperketat protokol kesehatan di tiap usahanya. Maka dar itu, Ia meminta kepada masyarakat untuk bisa merayakan pergantian tahun baru dengan bijak.

“Saya harap keputusan ini dapat dihargai sedulur-sedulur, sehingga kita dapat menjaga kenyamanan bersama,” ungkapnya.

Ia berpesan, nantinya tidak ada perayaan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumuan dan aktivitas usaha. Pemerintah Kota Semarang di tahun ini juga tidak menggelar perayaan tahun baru seperti tahun sebelumnya.

“Yang ada hanya kegiatan doa bersama secara virtual yang akan disiarkan melalui media sosial milik Pemkot Semarang,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Kota Semarng, Fajar Purwoto mengatakan, nantinya aka nada penertiban tempat-tempat usaha yang masih beroperasi melebihi waktu yang sudah diatur. Nantinya jika ada yang masih membuka usaha melebihi dar jam 23.00 maka akan ditutup oleh petugas.

Penutupan ruas jalan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang akan berencana menutup sembilan ruas jalan yang ada di Kota Semarang. Penutupan ini dimuali pada Kamis (31/12) pukul 18.00 hingga Sabtu (2/1) pukul 06.00, mendatang.

Jalan yang akan ditutup yaitu Jalan Pemuda dimulai dari Simpang Paragon hingga Tugu Muda. Selanjutnya Kota Lama, dimulai dari Simpang Letjen Suprapto/Cendrawasih sampai Jembatan Mberok. Lalu Jalan Pandanaran, mulai Tugu Muda hingga Simpang Lima.

Selanjutnya, Jalan Pahlawan dari air mancur sampai Simpang Lima. Lalu, Jalan Ahmas Yani, mulai BRI hingga Simpang Lima. Jalan Dokter Wahidin, mulai Simpang Kaliwiru sampai Sisingamaraja. Jalan Tanjung dari Simpang Imam Bonjol hingga Simpang Pemuda. Terakhir, Jalan Lamper Tengah Raya.

“Setiap malam pergantian tahun, euphoria masyarakat sangat besar, Untuk itu Pemkot, Dishub dan Polrestabes Semarang sepakat untuk menutup beberapa ruas jalan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto.

Penutupan ini bukan tanpa alasan, melainkan sesuai dengan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) yang masih diberlakukan. Pemilihan kesembilan ruas jalan ini mengingat memiliki kepadatan arus lalu lintas yang terbilang padat. (*)

Related Articles

Back to top button