fbpx
Sosial & Budaya

Cari Tahu Arti di Balik Setiap Perlombaan 17 Agustus

ENERGIBANGSA.ID – Hari kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 17 Agustus menjadi perayaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Biasanya, masyarakat mengisi perayaan ini dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari upacara bendera, kegiatan adat, hingga kegiatan yang bersifat hiburan seperti diadakannya lomba.

Perlombaan yang muncul pada saat peringatan hari kemerdekaan menjadi tradisi tahunan yang selalu ditunggu – tunggu banyak kalangan.

Selain seru, dengan adanya lomba17 Agustus dapat semakin mempererat hubungan sosial antar sesama.

Akantetapi, tahukah kamu bahwa berbagai perlombaan di hari kemerdekaan tersebut ternyata memiliki arti yang cukup mendalam di baliknya? Berikut penjelasannya.

1. Balap karung

Cari Tahu Arti di Balik Setiap Perlombaan 17 Agustus
Sumber : blibli.com

Lomba balap karung adalah simbol kehadiran penjajah Jepang di Indonesia, alasannya karena pada saat itu masyarakat Indonesia belum mampu membeli pakaian.

Akibat keterbatasan itu, masyarakat Indonesia yang tidak mampu secara ekonomi terpaksa menggunakan karung goni sebagai pengganti pakaian karena hanya karung goni yang paling banyak ditemukan pada saat itu.

2.  Tarik Tambang

Cari Tahu Arti di Balik Setiap Perlombaan 17 Agustus
Sumber : abulyatama.ac.id

Berikutnya ada lomba tarik tambang. Peraturan permainan ini adalah peserta terbagi menjadi dua kelompok yang saling berlawanan.

Setelah itu, keduanya harus saling tarik – menarik tambang hingga salah satu kelompok tidak sanggup mengimbangi tarikan lawannya hingga menyentuh garis yang sudah ditetapkan.

Tarik tambang menjadi kenangan saat masa penjajahan Belanda yang penuh dengan kerja paksa, salah satunya yakni menarik benda-benda berat dengan  menggunakan tali tambang.

3. Lomba Egrang

Cari Tahu Arti di Balik Setiap Perlombaan 17 Agustus
Sumber : finansialku

Egrang merupakan salah satu alat permainan tradisional yang berbahan dasar bambu, bentuk egrang seperti dua belah sumpit yang dapat dinaiki dan dijalankan oleh satu orang.

Penggunaan egrang yang dinaiki juga ternyata merupakan ejekan halus bagi masyarakat Belanda yang sebagian besar memiliki tubuh tinggi.

Hal ini disampaikan oleh Sejarawan dan Budayawan, JJ Rizal yang dihimpun dari GNFI.

Di samping itu, perlombaan egrang juga memiliki pesan agar berhati-hati dalam mengambil langkah agar tidak mudah terjatuh saat mengalami situasi yang sulit.

Banyak cara yang dilakukan masyarakat Indonesia dalam melawan penjajahan, salah satunya dengan membuat perlombaan egrang pada masa itu.

4. Makan Kerupuk

Cari Tahu Arti di Balik Setiap Perlombaan 17 Agustus
Sumber : sajiansedap

Salah satu lomba favorit saat hari kemerdekaan yang banyak diminati banyak kalangan adalah makan kerupuk.

Selain lezat, lomba makan kerupuk ternyata juga memiliki makna, loh.

Makan kerupuk adalah sebagai gambaran kondisi kelam masyarakat Indonesia pada masa penjajahan yang memiliki keterbatasan dalam hal pangan.

Kesulitan mendapatkan pangan menjadi cikal-bakal munculnya perlombaan makan kerupuk yang memperlihatkan bagaimana sulitnya meraih kerupuk yang terombang-ambing oleh angin dan ketinggian tanpa boleh menyentuhnya.

Meski terdengar menyedihkan, lomba makan kerupuk juga mengajarkan kita untuk lebih menghargai makanan.

5. Panjat Pinang

Cari Tahu Arti di Balik Setiap Perlombaan 17 Agustus
Sumber : indozone

Lomba panjat pinang sepertinya lebih identik dimainkan oleh kalangan dewasa. Demi memperebutkan hadiah utama yang berada di puncak, bersusun-susun orang harus bekerja sama untuk bisa meraihnya.

Agar bisa sampai di puncak dan menjadi pemenang bukanlah hal yang mudah. Sebab, tiang yang digunakan sebagai panjatan sangat licin akibat dilumuri oli atau minyak lainnya.

Sehingga, banyak peserta yang tak jarang berjatuhan saat hampir sampai ke puncak.

Pada masa penjajahan, lomba ini sudah ada sebagai sarana hiburan dalam pesta yang diadakan oleh kaum Belanda dengan menjadikan pribumi sebagai pesertanya.

Meski memberikan kenangan yang kurang menyenangkan, lomba panjat pinang mengajarkan kita untuk menjunjung tinggi gotong-royong dan tidak boleh mudah menyerah dalam mencapai apa yang diinginkan.

Itu dia beberapa lomba yang sering menjadi ikon pada saat perayaan hari kemerdekaan. Masih banyak sekali lomba yang menarik lainnya dan pasti ada makna pesan di baliknya.

Jangan sampai seumur hidup kamu belum pernah merasakan mengikuti rangkaian lomba 17 Agustus, ya!

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Related Articles

Back to top button