Religius

Cara Tepat Ajarkan Anak Mengaji, Simak Sini

SEMARANG, energibangsa.id — Mengenalkan kitab suci Al-quran sejak dini akan merekatkan hubungan emosional anak-anak dengan Al-quran. Kini dunia memiliki perubahan sangat cepat dan dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol.

Salah satu pengaruh terbesar dari pergeseran dunia di zaman sekarang tentu saja dipengaruhi oleh teknologi. Kecepatan teknologi dan informasi akan mempengaruhi gaya hidup seseorang, termasuk anak-anak.

Jadi bagaimana peran orangtua dalam membesarkan sang buah hati agar memiliki mental dan iman yang kuat dalam beragama? Berikut merupakan cara mengajarkan anak untuk mengaji

1. Biasakan anak mendengar bacaan ayat Al-quran

Sebagai langkah awal orang tua bisa mengajarkan mereka sejak usia dini. Di mana anak usia dini memiliki kecenderungan dalam hal meniru dan mengulangi hal-hal yang diinginkannya.

Oleh karenanya dampingi anak untuk mencintai Al-Qur’an sejak kecil. Perdengarkan ayat Al-Qur’an melalui pengajian murottal setiap hari dalam kondisi apapun, tanpa disadari mereka akan merekam ayat tersebut.

Pada awalnya mungkin anak hanya akan mendengarkannya seperti biasa, tapi lambat laun ia dapat menghafalnya.

Dengan membiasakan anak mendengar bacaan Al-Qur’an maka dapat menjadikannya lebih familiar terhadap kegiatan mengaji. Jika sering di ulang-ulang, memori anak akan merekamnya secara baik.

2. Memberikan buku Iqra

Metode mengajarkan anak mengaji yang dapat orangtua lakukan selanjutnya adalah memberikan pemahaman kepada anak bahwa sebelum membaca Al-Qur’an harus dimulai dari belajar Iq’ra terlebih dahulu.

Ajarkan ia sebuah pengenalan yang lebih mudah untuk mengetahui bacaan yang benar dan salah. Ajak anak agar menirukan bacaan.

Mulailah membacanya dengan menggunakan buku Iq’ra yang per-jilid. Masing-masing buku per-jilid memiliki warna berbeda dan lebih tipis untuk mempermudah anak dalam membacanya.

Namun dalam poin utama saat mengajarkan Iq’ra pada anak balita yaitu kesabaran. Ciptakan motivasi-motivasi agar anak cenderung menyukai aktivitas belajar mengaji.

Setelah selesai belajar membaca Iq’ra, berikanlah anak penghargaan berupa ucapan kasih sayang dan pujian.

3. Memperkenalkan huruf Hijaiyah

Tempelkan huruf-huruf Hijaiyah di dinding kamarnya dan mulailah dengan menyanyikan huruf Hijaiyah bersama-sama setiap harinya.

Tapi tidak harus secara langsung dan monoton, Mama bisa menggunakan metode yang menarik agar ia tidak merasa bosan.

Ciptakanlah suasana menyenangkan untuk membantu anak mengingat hapalannya dalam waktu yang lama.

Mama dapat memainkan huruf Hijaiyah dengan membuat kuis seperti mengacak huruf Hijaiyah. Lalu mintalah ia menjawab dan jangan lupa memberikan pujian atau hadiah.

Memberikan pengenalan tersebut dapat dilakukan secara terus menerus hingga anak mampu melafalkan dan menghafalnya.

4. Mengajak anak belajar mengaji di TPA atau TPQ

Mengajarkan anak belajar mengaji harus dimulai sejak dini. Dengan belajar Al-Qur’an sejak dini maka dapat membentuk aqidah yang kokoh pada dirinya.

Untuk menimbulkan rasa penasaran pada anak, orangtua dapat mengajak mereka ke TPA atau TPQ di lingkungan sekitar.

Dengan metode tersebut anak mulai mengikuti berbagai macam kegiatan pengajian, mulai menghafal bacaan doa-doa, membaca dan menulis tulisan Hijaiyah.

Awalnya mereka mungkin memang tidak nyaman, akan tetapi terus berhadapan dengan pengalaman baru akan membuatnya belajar mudah beradaptasi terhadap berbagai situasi.

Dengan demikian lama kelamaan ia akan terbiasa mengaji tanpa harus diperintah oleh orangtuanya.

5. Hargai Usahanya

Hal ini juga merupakan cara mengajarkan anak mengaji yang tidak kalah penting. Menghargai setiap usaha anak usai ia mengaji Al-Qur’an akan membuatnya lebih termotivasi dan mau belajar lagi.

Orangtua bisa memberikan penghargaan kecil-kecilan, baik itu sekadar ucapan semangat dan terima kasih, atau memberikan makanan atau minuman favoritnya, atau bisa juga berupa barang.

Nah itu di cara yang bisa dilakukan untuk mengajak anak mengaji. (dhanti/EB).

Related Articles

Back to top button