fbpx
Kabar Daerah

Bupati Purworejo Dikabarkan Bagi-bagi Uang, Cek Faktanya!

PURWOREJO, energibangsa.id—Masyarakat Purworejo heboh dengan pencatutan nama dan foto Bupati dan Wakil Bupati Purworejo oleh pihak tak bertanggung jawab.

Tragisnya, pencatutan nama serta foto itu digunakan untuk menipu masyarakat melalui aplikasi Whatsapp (WA).

Laporan penipuan tersebut disampaikan masyarakat melalui kolom komentar akun Facebook humas_purworejo.

“Ada warganet yang mengirim screenshoot percakapan WA, dari seseorang yang foto profilnya adalah foto Yuli Hastuti,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Purworejo, Rita Purnama.

Gunakan beda nomor

Dijelaskan, dalam menjalankan aksinya,  pelaku penipuan memanfaatkan aplikasi Whatshapp (WA) dengan nomor yang berbeda-beda.

Sayangnya, oknum tersebut tetap memakai foto Bupati dan Wakil Bupati Purworejo dalam foto profil WA-nya.

Bupati Purworejo Dikabarkan Bagi-bagi Uang, Cek Faktanya!
SC percakapan oknum yang mengatasnamakan Bupati Purworejo dengan masyarakat/
DOK: ISTIMEWA

Pelaku, lanjutnya, memberikan iming-iming berupa pemberian donasi kepada calon korbannya yang merupakan pengurus salah satu vihara di Purworejo.

“Pelaku akan mentransfer donasi, namun sebelumnya minta nomer rekening dan alamat lengkap vihara,” jelas Rita.

Rita menegaskan, Bupati atau Wakil Bupati tidak akan mengurusi hal-hal seperti itu karena sudah ada instansi yang berwenang menangani.

“Itu semua tidak benar,  Pak Bupati tidak pernah melakukan chat untuk meminta atau menjanjikan sesuatu. Kalaupun Bupati atau Wakil Bupati akan menghubungi langsung, pastinya melalui ajudan,” terangnya.

Menurutnya, sudah ada sejumlah pihak yang dihubungi pelaku via chat WA. Untunglah mereka segera mengkonfirmasi ke atasannya,  sehingga tidak sampai tertipu.

“Ya mudah-mudahan belum ada dan jangan sampai ada yang menjadi korban, ”harapnya.

Masyarakat diminta waspada

Rita pun meminta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya dengan pesan-pesan sejenis.

Beberapa cara bisa dilakukan oleh warga manakala menerima pesan terindikasi sebagai penipuan. Pertama, selalu konfirmasikan kebenaran informasi yang diterima.

“Masyarakat agar selalu waspada dan tidak mudah percaya apabila mendapati hal seperti itu. Konfirmasi kebenarannya kepada pihak terkait atau mungkin bisa ditanyakan ke pejabat atau ASN yang dikenal,” ujar Rita.

Selanjutnya, warga dapat menyampaikan aspirasi, pengaduan, dan sejenisnya, melalui sarana yang  sudah disiapkan dan sudah berjalan, aplikasi pengaduan PORJO dan aplikasi PORJO Smart City.

Kedua aplikasi tersebut dapat diunduh di Google Play Store.

Selain itu, bisa melalui akun media sosial Pemkab Purworejo, baik di Facebook, Instagram, maupun Twitter. (dd)

Related Articles

Back to top button