fbpx
Bincang-Bincang

Bunda, Awasi Internet Anak dengan Fitur Ini Yuk!

ENERGIBANGSA.ID−Google Indonesia telah merilis program yang bertujuan untuk mengedukasi keamanan berinternet bagi anak, guru serta orang tua.

Program tersebut dinamakan ‘Keluarga Tangkas Berinternet’.

Saat ini, banyak orang tua mengalami kekhawatiran terhadap kegiatan online yang dilakukan anaknya.

Orang tua juga ingin tahu siapa saja yang beriteraksi dengan anak-anaknya. Dan apakah anak-anaknya ini mengakses konten yang sesuai dengan umur mereka.

Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia, Putri Alam mengatakan, Google telah memiliki alat untuk membantu orang tua dalam mengatasi tantangan digital.

Bisa memandu anak dalam aktivitas online

Google, seperti dikatakan, dalam memandu anak-anaknya dalam aktivitas online yang aman dan positif.

Dengan fitur ini, orang tua dapat mengatur mengatur konten sesuai dengan umur anak pada laman pencarian Google dan YouTube.

Selain itu, dalam program Keluarga Tangkas Berinternet, Google berupaya mengadakan literasi digital.

Program tersebut menggandeng Yayasan Sejiwa untuk menggelar webinar yang berisikan beragam topik yang mendalam dan terbuka bagi masyarakat umum.

“Sejiwa berkomitmen untuk terus menguatkan peran orang tua agar bisa menghantarkan putra putri mereka yang hebat. Dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk menampilkan potensi mereka yang optimal,” ujar Pendiri Yayasan Sejiwa, Diena Haryana.

Webinar program Keluarga Tangkas Berinternet akan digelar mulai bulan ini pada 20 Februari hingga Juni mendatang, setiap dua pekan sekali, pada hari Sabtu pukul 14.00-15.30 WIB.

Hak informasi untuk anak

Melansir dari Republika.co.id, Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kemen PPPA RI mengatakan, anak memiliki hak atas informasi, termasuk di dalamnya melalui sarana daring maupun luring.

“Kuncinya adalah literasi digital, baik keluarga dan anak punya kapasitas untuk melindungi diri mereka masing-masing dari berbagai bentuk kejahatan di ranah online tanpa meniscayakan semua manfaat baik dari teknologi informasi,”tegasnya. (*)

Related Articles

Back to top button