fbpx
Pendidikan

Bulan Depan Mulai Masuk Sekolah, Simak Syaratnya!

SEMARANG, energibangsa.id – Di Jawa Tengah, uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) untuk sekolah menengah akan dilakukan pada 5 April-16 April 2021.

Penerapan protokol kesehatan disebut menjadi syarat mutlak yang wajib dipenuhi para siswa. Lantas bagaimana teknis pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut?

Regulasi sekolah tatap muka/ PTM

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Hari Wuljanto telah menerbitkan surat Nomor 42L.1 / 03858 tertanggal 18 Maret 2021, tentang Uji Coba PTM.

Sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, PTM pada satuan pendidikan, menurut Hari Wuljanto, harus dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian.

Sehingga tidak terjadi kasus penularan dan penyebaran Covid-19 di sekolah.

“PTM harus dilaksanakan melalui uji coba secara terbatas, ketat, terkoordinasi, dan wajib memenuhi persyaratan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” kata Hari.

Berlaku bagi SMP hingga SMA/ sederajat

Pada tahap awal, imbuhnya, uji coba PTM akan diselenggarakan pada satuan pendidikan SMP, SMA, SMK, dan MA masing-masing satuan pendidikan di setiap kabupaten / kota.

Sedangkan untuk jenjang SD / MI / MTs dan PAUD masih tetap melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Uji coba PTM Tahap I direncanakan mulai 5-16 April 2021 usai terpenuhinya persyaratan.

Adapun syarat utamanya, seperti memenuhi (100 persen) indikator penerapan protokol kesehatan baru pengawasan dan pembinaan penerapan kesehatan bagi satuan pendidikan yang diterbitkan oleh Kemenkes RI.

Syarat lainnya, memenuhi permintaan siap daftar kesiapan sekolah pada pembelajaran tatap muka dari Tim Verifikasi/ Visitasi Kesiapan Sekolah kabupaten/ kota.

Selain itu, mendapatkan izin dari orang tua/ wali peserta didik, mendapatan izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten / Kota, dan mendapat izin dari pemerintah daerah (bupati / wali kota).

Terkait dengan rencana uji coba PTM Tahap I, menurut Hari perlu dipersiapkan calon satuan pendidikan yang telah memenuhi persyaratan yang akan ditetapkan.

Hal itu, sebagai satuan pendidikan pelaksana uji coba PTM masing-masing satuan pendidikan di setiap kabupaten / kota.

“Mengoordinasikan berbagai tahapan yang diperlukan dengan melakukan sinergi berbagai pihak yang terkait, untuk menjamin persiapan dan rencana pelaksanaan yang aman, “jelasnya.

Ia juga menjelaskan, simulasi PTM diharapkan mampu menjadi model untuk perluasan uji coba PTM tahap selanjutnya.

Tentunya, dengan upaya koordinasi pengawasan dengan Institusi Kepolisian di daerah setempat.

Berlaku di daerah yang benar-benar siap

Uji coba PTM, beber Hari, hanya boleh dilaksanakan oleh daerah yang telah menyatakan kesiapannya.

Pihak sekolah juga sanggup untuk menjamin terpenuhinya prioritas kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan, bekerja sama dengan puskesmas terdekat.

“Calon satuan pendidikan yang ditetapkan sebagai satuan pendidikan uji coba PTM mohon disampaikan kepada kami selambat-lambatnya tanggal 30 Maret 2021 melalui alamat email subagprogram@gmail.com,” jelasnya. (dd)

Related Articles

Back to top button