fbpx
Ekonomi & Bisnis

Budidaya Ikan di Kala Pandemi, Begini Cara Dapatkan Modalnya

SEMARANG, energibangsa.id — Pandemi COVID-19 yang memberikan dampak besar pada sektor ekonomi, membuat masyarakat berupaya untuk menambah penghasilan.

Seperti budidaya ikan yang saat ini banyak ditekuni, namun sering kali menjadi permasalahan awal dalam membangun bisnis yakni, Modal.

Skala bisnis yang kecil terkadang membuat pembudidaya ikan kesulitan dalam mengakses Lembaga keuangan.

Perusahaan marketplace lending, Investree dan perusahaan rintisan agriculture technology (agritech), eFishery melakukan kerjasama. Hasil dari kerjasama itu akan mendistribusikan pembiayaan senilai Rp 30 miliar kepada para pembudidaya ikan di Indonesia.

Bagi Investree sendiri hal ini merupakan kerja sama pertama yang dilakukan dengan perusahaan rintisan agritech dalam rangka memperluas akses pembiayaan dan menjangkau lebih banyak UKM dari sektor yang unik dan kental dengan nuansa Indonesia sebagai negara maritim yaitu akuakultur.

Investree mendukung adanya program Kasih Bayar Nanti (Kabayan) sebagai komponen utama dari eFisheryFund.

Adrian Gunadi selaku CEO & Co-Founder Investree mengungkapkan bahwa dirinya sangat antusias dalam menyambut kolaborasi ini

eFisheryFund sendiri merupakan platform digital dengan fasilitas pembiayaan yang ditawarkan oleh eFishery bekerja sama dengan layanan finansial, dalam hal ini Investree, dan dirancang khusus untuk para pembudidaya.

Terdapat fitur Kabayan berupa program cicilan yang dapat dimanfaatkan oleh para mitra atau pembudidaya untuk memperoleh produk eFishery seperti auto-feeder dan pakan ikan.

eFishery sendiri merupakan perusahaan aquaculture intelligence pertama di Indonesia. Perusahaan ini mengeluarkan produk auto-feeder atau pemberi pakan otomatis.

Gibran Huzaifah selaku CEO & Co-Founder Investree mengatakan eFisheryFund hadir untuk menghubungkan pembudidaya secara langsung dengan institusi keuangan agar mereka bisa berkembang dari sisi finansial.

Pinjaman ini akan disalurkan kepada mitra-mitra eFishery termasuk pembudidaya, agen, dan konsumen business-to-business (B2B). Terkait mekanismenya, pembudidaya bisa mengajukan pinjaman melalui platform digital eFisheryFund lalu Tim eFishery akan menilai dan menentukan apakah mereka memenuhi syarat dan kriteria untuk memperoleh pembiayaan.

Hasil penilaian ini kemudian diajukan kepada Investree untuk dilakukan kembali verifikasi sesuai sistem credit-scoring Investree. Jika pembudidaya dinyatakan lolos proses verifikasi oleh Investree, Investree akan menyalurkan pembiayaan yang kemudian didistribusikan dalam produk-produk eFishery.

Kerja sama ini menyediakan 2 (dua) jenis skema pembiayaan yaitu konvensional dan syariah, sehingga peminjam dapat leluasa memilih sesuai dengan preferensi mereka.

Sementara untuk menjaga kualitas pembiayaannya, Investree dan eFishery menerapkan uji kelayakan dan sistem credit-scoring yang ketat dan kuat dengan melihat data dari IoT eFishery serta melakukan pengecekan silang terhadap data sesungguhnya di lapangan. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 500 pembudidaya di eFishery yang didukung oleh eFisheryFund.

So, bagi Sobat Energi yang ingin melakukan budidaya ikan tidak perlu ragu lagi untuk memulainya. (Dhanti/EB).

Related Articles

Back to top button