fbpx
Pendidikan

Breaking News! SMK Swadaya Siap Tancap Gas Gelar Pembelajaran Tatap Muka

SEMARANG, energibangsa.id—Beberapa waktu sejumlah sekolah di Jawa Tengah menyatakan kesiapannya melakukan uji coba pembelajaran tatap muka.

Seperti diberitakan sebelumnya,  terdapat sekolah di Semarang yang akan menggelar pembelajaran tatap muka bulan depan, April.

Diantaranya lagi, sekolah di luar Semarang, seperti di Solo, Salatiga, Ungaran, serta daerah  lainnya.

Siap sejak lama

Kepala SMK Swadaya Arief Witjaksono mengatakan, pihaknya sebenarnya telah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Di SMK Swadaya, lanjut Arief, telah menyiapkan keperluan sarana dan prasarana tatap muka, hand sanitizer, pensterilan alat dan ruang praktik, hingga pengaturan jarak dan tempat duduk siswa.

“Kami juga menyiapkan Satgas Covid-19 tingkat sekolah. Jadi ada satgas yang memantau bagaimana perkembangan anak, bagaimana guru, kepatuhannya terhadap protokol kesehatannya, dan lainnya” jelas Arief.

Dikatakan pula, saat pandemi berlangsung, justru pihaknya telah menentukan aturan pembelajaran tatap muka serta metode daring.

“Waktu lalu, kita dorong anak-anak untuk magang di sekolah, bagi siswa kelas XI. Kita tekankan materi kewirausahaan serta penguasaan digital dalam dunia pemasaran, “ terang Arief.

Digelarnya pembelajaran tatap muka itu, menurutnya, SMK Swadaya memiliki program jurusan andalan yakni Bisnis Daring dan Pemasaran serta Akuntansi.

“Jadi, justru di tengah-tengah pandemi mereka (siswa) masuk, magang, dan Alhamdulillah, semua aman dan selamat, “ ujarnya.

Usai ikuti vaksinasi

Kini, semua tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di SMK Swadaya telah menjalani program vaksinasi baik tahap I dan II.

Terkait hal itu, pihaknya siap menggelar pembelajaran secara tatap muka.

“Iya, kita semua sudah divaksin, Insyaallah sangat membantu. Meski begitu, kita tekankan pula agar semua guru dan siswa selalu disiplin protokol kesehatan, “ imbuh Arief.

Tahap berikutnya, seperti disebutkan, pihaknya tinggal menunggu instruksi dari Pemerintah Kota Semarang, serta dinas terkait.

“Sementara, pihak sekolah juga memastikan kesiapan orang tua siswa berikut siswanya, “ katanya. (*)

Related Articles

Back to top button