fbpx
Kabar Daerah

BKKBN Apresiasi Kota Semarang Sebagai Daerah Percontohan Penurunan Angka Kematian Ibu, Bayi, dan Stunting

SEMARANG, energibangsa.id – Kepala Badan Kependudukan dan keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo sedang melakukan kunjungan di Balaikota Semarang, untuk menemui Wali Kota Semarang.

Menurutnya, Kota Semarang adalah wilayah yang bisa dijadikan percontohan dalam upaya penurunan angka kematian ibu, bayi, dan stunting.

“Di Kota Semarang sendiri ini sudah sangat bagus, semua kelurahan ada bidannya. Jadi kami optimis Semarang ini bisa menjadi percontohan,” terang Hasto dilansir dari detiknews.com, Jumat (5/3/2021).

Kota Semarang menjadi pilot project

Hasto mengatakan rencana BKKBN untuk menjadikan Kota Semarang sebagai pilot project pendataan keluarga, sebagai basis data agar tercipta zero stunting.

Adapun program pendataan keluarga akan dimulai pada 1 April 2021 mendatang. Nantinya akan ada kunjungan lapang untuk memverifikasi data kependudukan.

Di sisi lain, Wali Kota Semarang Hendi menyambut baik program BKKBN tersebut.

Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap program BKKBN, agar dapat menekan angka kematian ibu hamil dan bayi serta angka stunting di Kota Semarang.

“Kami berterima kasih karena Kepala BKKBN memberikan dukungan dan support termasuk rencana membuat program yang akan dijadikan sebagai pilot project terutama untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak,” katanya.

Hendi telah menetapkan persoalan stunting dan penurunan angka kematian ibu hamil dan bayi sebagai fokus program jangka pendek.

Melalui dukungan BKKBN, program pendataan keluarga dapat menjadi target penurunan angka stunting dan kematian ibu hamil dan bayi bisa segera teratasi. (Nicola/EB)

Related Articles

Back to top button