fbpx
Nasional

Bikin Geram, Rombongan Pesepeda ini ‘Gowes’ Masuk ke Tol Jagorawi

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta) – Minggu (13/9/2020) terjadi peristiwa masuknya rombongan sepeda ke dalam jalan Tol Jagorawi. Tepatnya di Km 46+500 (Polingga) sekitar pukul 11.00 WIB. Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh PT Jasa Marga Tbk.

Berdasarkan keterangan petugas lapangan serta kepolisian. Rombongan tersebut melalui akses masuk Jalan Tol Jagorawi Km 47+200 (traffic light Ciawi). Mencoba melawan arah dengan menyeberang di median pada Km 46+500, menuju Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Km 45. Saat ini kejadian tersebut masih dalam pemeriksaan lanjut pihak kepolisian.

Oemi Vierta Moerdika selaku General Manager Representative Office 1 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division mengungkapkan bahwa Jasa Marga sangat menyayangkan tindakan pengendara sepeda yang masuk dan menggunakan jalan tol hingga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, Pasal 38 Ayat 1, disebutkan, jalan tol hanya diperuntukan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih,” ungkap Oemi

Baca Juga : Mau Tahu Rahasia Melawan Corona? Ini Jawabannnya

Oemi juga menyampaikan Jasa Marga telah memasang rambu-rambu informasi terkait hal tersebut.

“Kami telah memasang rambu larangan kendaraan roda dua masuk tol, rambu kendaraan apa saja yang boleh masuk tol dan batas kecepatan berkendara di jalan tol, di setiap akses masuk tol,” ujar Oemi.

Larangan kendaraan roda dua melintasi jalan tol dibuat demi keselamatan pengendara roda dua tersebut, juga pengguna jalan tol lainnya.

“Jalan tol sebenarnya berbahaya bila dilewati kendaraan roda dua, sebab spesifikasi rancang bangunnya ditujukan untuk kendaraan roda empat atau lebih. Misalnya soal kecepatan, minimal kendaraan yang melintas di jalan tol antar kota melaju 80 Km/jam, sedangkan untuk jalan tol perkotaan 60 Km/jam. Pengendara sepeda juga akan bermasalah dengan hempasan angin dari kendaraan lain sebab jalan tol dibuat tanpa hambatan,” kata Oemi.

Jika kendaraan roda dua, termasuk sepeda masuk tol, dapat dikenakan tindakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. (dhanti/EB/cnbcindonesia).

Related Articles

Back to top button