pertamina
logo pertamina, memiliki visi-misi luhur dari perusahaan nasional untuk bersaing secara global
Kita Indonesia

Berusia 62 Tahun, Inilah Prestasi Pertamina dalam Beberapa Tahun Terkahir

0

ENERGIBANGSA.ID – Setelah Genap 62 tahun berdiri Perusahaan minyak dan gas bumi yang dimiliki pemerintah indonesia, pada selasa kemarin (10/12), PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN pemerintah indonesia telah memberikan kontribusi yang besar pada Negara.

Lalu apa sajakah pencapaian dan prestasi Pertamina selama ini? mengutip dari berbagai sumber, tim energibangsa.id telah merangkum beberapa pencapaian penting Pertamina selam ini, mari kita simak.

Mengurangi Impor Crude Oil
Pada tahun 2019, Pertamina telah menyerap minyak mentah sebanyak 116.9 ribu barel oil per day (BOPD) dari 37 kontraktor migas di Indonesia Indonesia (KKKS). Jumlah ini 8 kalo lipat lebih banyak dari pembelian pada tahun 2018 sebesar 12,8 ribu BOPD.

Melalui pembelian minyak mentah dari KKKS yang ada di Indonesia, Pertamina mampu volume impor crude oil. Dalam kurun waktu 2016 hingga 2018, impor minyak mentah Pertamina turun dari sebesar 149 juta barel menjadi sekitar 113 juta barel.

Stop Impor Avtur
Sebelumnya, rata-rata impor avtur Pertamina mencapai 8-10 juta kiloliter (KL) setiap tahunnya. Akan tetapi, Pertamina telah menghentikan impor avtur sejak Mei 2019, setelah melakukan optimasi pada RU IV Cilacap dan RU V Balikpapan.

Stop Impor Solar
Selain avtur, Pertamina juga telah berhenti mengimpor Solar, yang sebelumnya mencapai 12–15 juta KL pada Mei 2019. Faktor yang menyebabkan Pertamina berhasil menghentikan impor solar adalah, diterapkannya program B20 yang diberlakukan secara nasional di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina.

B20 adalah pencampuran solar dengan FAME (fatty acid methyl ester) sebesar 20%, selain mengurangi impor solar, pencampuran solar dengan FAME juga membuat bahan bakar ini lebih ramah lingkungan.

Pembangunan Fasilitas Produksi Pertamax Turbo
Jika selama ini Bahan Bakar Minyak (BBM) banyak diproduksi di refinery unit di Singapura, Saat ini, Pertamina telah selesai membangun fasilitas produksi Pertamax Turbo dengan kualitas Euro 4.

Proyek tersebut bernama Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC). Dengan dibangunnya fasilitas produksi ini, produksi Pertamina meningkat dari 1 juta barrel/bulan menjadi 1.6 juta barrel/bulan. Hal ini juga dapat menurunkan impor BBM yang dilakukan oleh Pertamina.

Peningkatan Setoran Pajak Kepada Negara
Pertamina pada tahun 2018 menyetorkan pajak kepada negara sebesar 120.8 Trilliun, atau naik 12.8% persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kedepan apa yang dicapai oleh Pertamina tidak berhenti pada itu saja, kinerja positif yang ditunjukkan para direksi dan karyawan salah satu BUMN dibidang minyak dan gas diharapkan terus berlanjut, sehingga dapat menjadi ketahanan Energi Nasional.

Semoga Pertamina semakin jaya dan spektakuler dalam memproduksi dan menjaga ketahanan energi bangsa Indonesia!

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Perang Terbesar BANSER NU

Previous article

Aku, Persijap Jepara, dan Sepakbola

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.