Nasional

Berapa Gaji Anggota DPR RI ? Cek di Sini

ENERGIBANGSA.ID –  Banyak dari kalangan orang yang ingin menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pada pemilihan pemilu legeslatif pada tahun 2019 ada sekitar 7.698 calon anggota DPR dan untuk kursi yang tesedia untuk menjadi DPR hanya ada 575 kursi saja.

Untuk menjadi Anggota DPR membutuhkan modal yang tidak sedikit, selain aspek finansial, yang paling penting adalah soal mental.

Di saat menjalankan tugasnya Anggota DPR meski harus turun ke daerah-daerah pemilihan untuk bertemu langsung dengan warga, hingga mengadakan rapat untuk mengambil keputusan yang terbaik.

Mengingat tanggung jawab sebagai Anggota DPR sangat besar dan tidak mudah, maka sudah selayaknya ketika Anggota DPR mendapatkan bayaran meliputi gaji, tunjangan hingga dengan fasilitas negara yang diberikan kepada Anggota DPR.

Lalu, berapakah gaji anggota DPR RI ? Berdasarkan data dari gajimu.com, berikut adalah rincian gaji dan tunjangan Anggota DPR yang ditunjukkan melalui Surat Edaran Sekretaris Jenderal DPR RI No KU.009/9414/DPR/XII/2010 yang terdiri dari gaji pokok, tunjangan serta penerimaan lain-lain.

Besaran gaji pokok dan tunjangan yang diterima oleh Anggota DPR cenderung sama untuk semua anggota perlemen. Akan tetapi bagi Anggota DPR yang mempunyai jabatan sebagai pemimpinan alat kelengkapan dewan mempunyai penghasilan yang berbeda.

Untuk Anggota DPR mempunyai gaji pokok Rp.4.200.000. Selain itu juga mendapatkan tunjangan untuk istri dan untuk dua anak masing -masing Rp.420.000 dan Rp.168.000.

Anggota DPR mendapatkan uang siding atau paket sebesar Rp.2.000.000, tunjangan jabatan sebesar Rp.9.700.000, tunjangan beras dalam empat jiwa sebesar Rp.198.000 dan tunjangan pajak penghasilan (Pph) 21 sebesar Rp. 1.720.000.

Selain menerima gaji dan tunjangan, para Anggota DPR juga mendapat penerimaan dari pos-pos lain dan penerimaan yang dikantongi oleh para Anggota DPR pun berbeda-beda sesuai dengan jawabatan.

Tunjangan yang diterima oleh Anggota DPR meliputi tunjangan kehormatan, tunjangan komunikasi insentif, tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran serta bantuan langganan listrik dan telp.

Tunjangan kehormatan yang diperoleh Anggota DPR sebesar Rp.5.580.000, tunjangan komunikasi insentif Anggota DPR memperoleh sebesar Rp. 15.500.000, tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran sebesar Rp. 3.750.000 dan untuk bantuan langganan liistrik dan telp sebesar Rp.7.700.000.

Untuk hal tunjangan Anggota  DPR sudah diatur dalam Surat Menteri Keunagan NO S.520/MK.02/2015.

Jika dijumlah, maka seorang Anggota DPR bisa saja mengantongi gaji kurang lebih sekitar Rp 60.000.000 setiap bulannya yang sudah termasuk dengan gaji dan tunjangan.

Penghitungan penghasilan Anggota DPR setiap bulannya ini belum juga termasuk dengan dana pensiunan yang diterima sumur hidup.

Related Articles

Back to top button