OlahragaRagam BangsaTeknologi

Berapa Gaji Atlet Esport Profesional di Indonesia?

ENERGIBANGSA.ID – Sejak munculnya istilah atlet esport dengan segudang cerita hebat mengenai pendapatan yang diterima, pilihan karir ini banyak ditekuni oleh para gamers.

Bahkan saking populernya, esport tak lagi dianggap sebagai pertandingan game semata, melainkan pula sebagai cabang olahraga yang menjanjikan.

Di Indonesia sendiri, dukungan terhadap esport maupun para atletnya juga sangat positif. Hal ini terlihat dari adanya organisasi khusus untuk dunia esport tanah air, yaitu IeSPA dan sederet turnamen besar yang pernah diadakan, seperti Dota 2 Minor (2018), serta AOV Star League (2018-2019).

Berapa Gaji Atlet E-Sport Indonesia?

Dikutip dari berbagai sumber, Indonesia memiliki beberapa atlet esport profesional yang memiliki gaji tertinggi pada turnamen 2018 lalu.

Tak tanggung-tanggung, bahkan mereka berhasil meraup lebih dari Rp 100 juta untuk tiap turnamen yang diikuti. Lantas, siapa saja kah mereka yang bergaji di atas rata-rata?

  • Novan “nexok40″ Kristanto – USD16.600 (Rp 234 Juta)

Atlet esport profesional yang lebih dikenal sebagai nexok40 ini mulai melenggang di kancah internasional pada ajang Hearthstone 2017.

Kemudian pada 2018, dia bersama Jothree, Rezdan, dan DouAhou mewakili tim Indonesia untuk bertanding di ajang Hearthstone Global Games dan berhasil masuk dalam daftar 25 peserta terbaik.

Salah satu keunikan dari atlet esport ini yang membuatnya berbeda dari pemain Hearthstone Indonesia lainnya adalah karena dia satu-satunya pemain yang mampu menembus main event WESG dan melaju hingga babak perempat final dengan total hadiah USD8.000.

  • Hansel “BnTeT” Ferdinand “ USD57.161 (Rp 800 Juta)

Tidak hanya memiliki paras yang menawan, Hansel Ferdinand atau akrab dikenal “BnTeT” juga merupakan atlet esport profesional khususnya pada game Counter Strike Global Offensive. Bahkan ia juga mendapat julukan sebagai ‘pemain veteran Indonesia’, karena kiprahnya di ajang tersebut sejak 2013 silam bersama Team nxl.

Dengan jam terbang yang cukup tinggi ini, Hansel akhirnya direkrut oleh TyLoo, tim papan atas Tiongkok untuk game Counter Strike. Pada awal 2018, bersama TyLoo, Hansel berhasil membawa timnya pada level dunia CSGO.

  • Kevin “xccurate” Susanto “ USD59.961 (Rp 840 Juta)

Memiliki pendapatan yang tidak jauh berbeda dari Hanse “BnTeT”, Kevin Susanto atau xccurate merupakan salah satu atlet esport handal yang kini tergabung dalam BTR Gaming untuk karir esport internasionalnya.

Berawal dari hobi bermain Counter Strike semata, Kevin menjadi sosok atlet esport papan atas dengan pendapatan besar. Bahkan, cowok kelahiran 18 Februari 1998 ini pernah direkrut oleh TyLoo, dan berhasil memenangi beberapa turnamen besar, salah satunya seperti FACEIT Major: London 2018.

Jadi, mau bercita-cita jadi gamers atau tetep pengen jadi PNS? Hmmm apakah sobat energi ingin mencoba menjadi atlet e-sport tanah air? yuk, buat hobi jadi jalan rejeki. (yab/EB)

Related Articles

Back to top button