fbpx
Pendidikan

Benarkah Masuk Kuliah Undip Bayar Rp87 Miliar?

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Heboh, baru-baru ini Universitas Diponegoro menjadi perbincangan hangat warga media sosial.

Undip
Tampilan kampus Universitas Diponegoro Semarang

Pasalnya di media Twitter dihebohkan dengan kabar yang menyebut bahwa Universitas Undip memungut uang pangkal dari mahasiswa baru dengan jumlah yang fantastis. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai Rp87 miliar.

Disadur dari IDNTimes, pihak Universitas Diponegoro angkat bicara menanggapi kabar ini. Bagaimana fakta sesungguhnya?

1.Wakil Rektor Undip tegaskan uang pangkal Rp87 miliar hoaks
Wakil Rektor Bidang Komunikasi dan Bisnis, Dwi Cahyo Utomo, menegaskan bahwa selama ini Undip tidak pernah mengenal istilah uang pangkal.

“Berkenaan dengan trending di Twitter, lulus jalur UM S1 harus membayar uang pangkal Rp87 miliar, kami tegaskan bahwa berita tersebut hoaks, tidak benar,” kata Dwi dalam keterangan resmi

2.Kartu bukti kelulusan yang viral di Twitter bukan format resmi Undip
Dwi juga menjelaskan, dalam biaya pendidikan dan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) untuk kampusnya berpedoman pada ketentuan Permendikbud Nomor 25 tahun 2020.

Ia mengklaim bahwa format kartu bukti kelulusan yang ada di Twitter tidak sesuai dengan format resmi yang dikeluarkan oleh Undip.

3.Undip menerima calon mahasiswa jalur UM S1 dari keluarga kurang mampu atau pemegang KIP
Dia pun menjelaskan bahwa ada tiga jalur UM S1 meliputi reguler, jalur kemitraan dan golongan tidak mampu atau pemegang KIP.

Pada seleksi UM S1 tahun 2020 yang diumumkan pada Jumat (21/8/2020) pukul 21.00 kemarin, menurut dia ada yang berbeda dari tahun sebelumnya.

“Yaitu Undip menerima calon mahasiswa jalur UM S1 dari keluarga kurang mampu atau pemegang KIP. Sehingga berita uang pangkal Rp87 miliar untuk jalur kemitraan kami tegaskan tidak benar,” kata dia. (Sasa/EB/IDNTimes)

Related Articles

Back to top button