fbpx
Gaya Hidup

Belum Kenyang Kalo Belum Makan Nasi, Valid Banget!

ENERGIBANGSA.ID—Seberapa lokal kalian sebagai warga Indonesia? Rasanya belum lengkap ya kalau makan mi instan atau lauk lainnya tidak ditemani dengan nasi. Selain bikin kenyang, mood makan pun bisa jadi meningkat.

Nah, kamu pasti pernah membawa nasi ketika pergi bertamasya atau wisata lainnya? Biasanya keluarga akan membawa rantang atau membungkus nasi dengan kertas pembungkus. Iya enggak, sih!?

Dan, itu tujuannya pasti bikin kenyang saat menyantap lauk-pauk. Bahkan uniknya, ada saja lho orang yang mau makan nasi hanya dengan kuah atau bumbu racikan saja tanpa lauk.

Tapi yang paling enak adalah ketika makan mi instan baik goreng atau kuah dengan semangkuk nasi dan telur dadar. Rasa kenyangnya bisa disimpan sampai nanti malam. Makan dengan tangan juga hal yang paling nikmat dan simpel.

Belum kenyang sebelum makan nasi?

Mengutip dari Hellosehat, Indonesia tercatat sebagai konsumen beras tertinggi di dunia, yakin sekitar 114 kilogram per kapita per tahun.

Mayoritas masyarakat Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan pokok juga tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Jadi, tidak heran kalau masyarakat punya pola pikir “belum kenyang kalau belum makan nasi”.

Makanan lain juga yang bisa memenuhi kebutuhan karbohdiratmu. Seperti ubi, jagung, oat, kentang, gandum, pasta, jagung, dan sebagainya.

Nasi paling nikmat

Tapi memang nasi yang paling nikmat. Nah tetapi, ada yang bilang kalau nasi itu bikin gemuk. Benar enggak sih?

Nasi sebenarnya sama dengan karbohidrat lainnya, seperti roti, mi, atau pasta. Jadi sebenarnya bukan nasi yang menyebabkan badan menjadi gemuk.

Gemuk pada dasarnya disebabkan oleh jumlah kalori yang tidak seimbang dalam tubuh.

Artinya, jika memang kamu terlalu banyak makan nasi ditambah dengan konsumsi mi, makanan bertepung, kue, atau makanan manis.

Tentu kalori dalam tubuh akan menumpuk dan menyebabkan gemuk. (Nicola/EB)

Related Articles

Back to top button