Essai

Belajar Amanah dari Kawaki si Anak Pungut

ENERGIBANGSA.ID – Bila mengikuti Anime Boruto – Naruto The Next Generation pasti kita enggak asing dengan Mas Kawaki (anak angkatnya Naruto).

Arc yang sedang berlangsung tentang Kawaki ini special edition di Animenya.

Nah, jadi di arc khusus Kawaki ini diceritakan bahwa Kawaki yang telah menjadi Shinobi tingkat Genin diberikan misi melindungi seorang putri dari negeri bambu bernama Yukiwari Kae.

Menurut penyelidikan badan intelejen konoha, putri ini sedang diincar oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Nah, si Kae ini juga baru masuk kelas akademi ninja di Konoha bareng dengan Himawari.

Maka dari itu, Kawaki diberikan misi untuk ikut bersekolah di bangku akademi bersama Uzumaki Himawari (anak kedua Naruto).

Menurut misi yang ada jika dalam lingkungan sekolah ini adalah tanggung jawab Kawaki untuk melihat gerak gerik mencurigakan yang akan merenggut nyawa Putri Kae.

Kemudian jika di luar sekolah, yang menjadi pelindungnya adalah pasukan Anbhu secara diam-diam.

Meski secara tampilan luarnya Kawaki ini “Jamet” banget, namun dalam misi yang diberikan oleh Naruto ini diemban dengan sangat serius untuk melindungi Putri Kae Yukiwari.

Foto : Facebook

Terus apa manfaatnya? Ini adalah tentang pelajaran berupa “mengemban amanah”.

Setiap dari kita pasti pernah dong diberikan amanah, entah itu jadi PNS sang abdi negara tak tertandingi, jadi Camat, jadi ketua kelas, jadi komting, atau yang lainnya.

Amanah-amanah tersebut mengharuskan kita untuk menjadi orang yang loyal dalam mengemban amanah, dan tidak bersikap “khianat”.

Setiap manusia memegang amanah-amanahnya masing-masing, namun gak sedikit pula yang malah “khianat” alias tidak mengemban amanah dengan baik.

Bagaimana contohnya?

Ya, seperti jual beli jabatan, korupsi, menjadi oknum PNS yang suka mangkir saat jam kerja dan ongkang-ongkang di kafe, jadi guru tapi tidak pernah berangkat sekolah, namun hanya menerima gaji saja. Nilep SPP buat beli mobil ataupun memakai uang bantuan siswa untuk kepentingan pribadi.

Amanah ini bukan sekadar tentang “aku dapat gaji berapa?”, namun tentang dedikasi kita sebagai manusia itu sendiri.

Dengan amanah yang kita emban dengan penuh dedikasi maka akan menghasilkan integrasi pada diri sendiri pula.

Ini masih dalam tahap koridor efek mengemban amanah yang baik di dunia, lho.

Tentunya di akhirat kelak juga kita akan mempertanggungjawabkan semua itu.

Oleh : Ary Senpai
(Graphic Designer, Penggiat Pendidikan, Penulis Buku Sekolah Membunuhmu & Koordinator Lazis Baiturrahman Wilayah Grobogan)

Related Articles

Back to top button