fbpx
Ragam Bangsa

Begini Sejarah Lahirnya Banser, ‘Tentaranya’ Ormas Nahdlatul Ulama!

ENERGIBANGSA.ID−Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama atau disingkat Banser NU merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) dari GP Ansor.

Lebih jelasnya, Banser adalah barisan pemuda yang dikenal dengan penampilannya yang ‘garang’. Mulai dari pakaian, sepatu, topi, hingga atribut-atribut lainnya yang mirip dengan pasukan militer.

Sebagaimana namanya, Banser menjalankan berbagai fungsi yang biasanya dijalankan oleh polisi. Mulai dari kegiatan pengaturan lalu lintas atau pengamanan sebuah acara.

Hingga menjadi relawan dalam peristiwa-peristiwa yang membutuhkan bantuan darurat seperti dalam sebuah bencana. Lalu, bagaimana awal mula dan apa tujuan didirikannya Banser?

Awal sejarahnya

Menurut catatan Ensiklopedia NU, Banser berdiri pada 1962 atau 32 tahun setelah pendirian Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

GP Ansor didirikan  pada tahun 1924 yang merupakan organisasi kepemudaan ‘Syubbanul Wathan’ yang berarti Pemuda Tanah Air di bawah panji Nahdlatul Wathan.

Tujuan pendiriannya Banser kala itu adalah untuk memberikan pengamanan pada kegiatan-kegiatan yang digelar oleh Partai NU.

Kelanjutan perkembangan organisasi ini sampai pada masalah-masalah Banser yang menitik-beratkan pada aspek kebangsaan dan pembelaan tanah air. Baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. 

Di tingkat internasional, Indonesia bahkan pernah terlibat konfrontasi dengan Malaysia yang melahirkan program politik ‘Ganyang Malaysia’.

Sedangkan di tingkat nasional dan regional, konflik antar-partai, yang melibatkan juga NU sebagai salah satu partai, semakin tajam dan keras.

Nama Banser mencuat ketika pecah peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30 SPKI) yang berujung pada pemakzulan Presiden Soekarno.

Diyakini bahwa Banser berperan dalam penangkapan dan penumpasan para aktivis PKI di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Barat.

Beda pandangan

Peristiwa tersebut didahului oleh letupan-letupan kecil akibat tajamnya konflik kepentingan dan ideologi di antara kalangan kiri yang terutama diwakili oleh PKI.

Serta, golongan kanan yang diwakili oleh partai-partai nasionalis dan keagamaan, termasuk NU di dalam sistem politik kepartaian yang liberal.

Yang jelas, di mana ada Gerakan Pemuda Ansor maka dipastikan di situ juga ada Banser, yang merupakan organisasi semi-otonomnya. Nah, pertanyaannya apakah kamu bagian dari Banser atau Ansor? (ara/ EB)

Related Articles

Back to top button