fbpx
Kabar Daerah

Begini Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madin Tarbiyatus Syhibyan ala KKN Kelompok 67

SEMARANG, energibangsa.id—Mahasiswa KKN RDR Kelompok 67 UIN Walisongo Semarang belum lama ini mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Bersama santri, asatidz-asatidzah, kegiatan maulid diselenggarakan di Madrasah Diniyyah Tarbiyatus Shibyan, Kelurahan Tlogomulyo, Pedurungan Semarang, Kamis (29/10) lalu.

Peringatan maulid tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena adanya pandemi Covid-19. Meski begitu, hal itu tak menyurutkan semangat para santri untuk mengikuti rangkaian acara maulid dengan khidmat. Acara kali ini diiringi dengan seni rebana Ahbabul Mu’minin, Semarang.

Terapkan protokol kesehatan

Kegiatan maulid terlaksana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Peserta tetap mengenakan masker, face shield, mencuci tangan serta menjaga jarak. Hal itu dilakukan agar terhindar dari penyebaran virus.

Acara yang diselenggarakan oleh KKN Kelompok 67 itu diawali dengan pembukaan, sambutan panitia dan sambutan kepala madrasah. Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan petugas untuk melantunkan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, pembacaan maulid dziba’. Kegiatan itu juga dilanjutkan mauidhoh hasanah, do’a dan penutup.

Mahasiswa KKN Kelompok 67, Rizki Ananda, bertugas menyampaikan mauidhoh hasanah. Ia menekankan pentingnya meneladani sifat lemah lembut serta kasih sayang Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, Muhammad SAW adalah suri tauladan bagi umat Islam.

“Ketika kita menolong orang, tidak boleh pandang bulu. Dan ketika kita diperlakukan jahat oleh orang lain, sepatutnya kita balas dengan kebaikan, jangan dibalas pula dengan kejahatan”, tegas Rizki.

Koordinator KKN Kelompok 67, Sulistiyono memaparkan keprihatinannya atas pandemi Covid-19. Ia menyebut bahwa peringatan maulid di Madrasah Diniyyah Tarbiyatus Shibyan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.

“Ya, ini mengingat masih banyaknya kasus positif Covid-19 di Kota Semarang. Kita selenggarakan secara sederhana saja, tanpa mengundang masyarakat sekitar”, ujarnya.

“Kita berharap, agar anak-anak mampu menjadi penerus ulama serta mengamalkan sunnah Rasul, Muhammad SAW”, pungkasnya. (*)

Related Articles

Back to top button