fbpx
Ragam Bangsa

Begini Makna Filosofis Dibalik Logo Harlah Ke-95 NU

ENERGIBANGSA.ID Nahdlatul ‘Ulama memiliki arti ‘Kebangkitan ‘Ulama atau Kebangkitan Cendekiawan Islam’, disingkat NU adalah sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Organisasi yang berdiri pada 31 Januari 1926 ini bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan ekonomi.

Kehadiran NU merupakan salah satu upaya melembagakan wawasan tradisi keagamaan yang dianut jauh sebelumnya, yakni paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

NU sebagaimana organisasi-organisasi pribumi lain baik yang bersifat sosial, budaya atau keagamaan yang lahir di masa penjajah, pada dasarnya merupakan perlawanan terhadap penjajah.

Hal ini didasarkan, berdirinya NU dipengaruhi kondisi politik dalam dan luar negeri. Sekaligus merupakan kebangkitan kesadaran politik yang ditampakkan dalam wujud gerakan organisasi dalam menjawab kepentingan nasional dan dunia Islam umumnya.

Seperti yang kita tahu, setiap organisasi pasti memiliki logo dengan berbagai arti di baliknya sebagai perwujudan identitas. Lantas bagaimana dengan logo NU?

Logo & Makna Filosofi

Logo NU memiliki dua bulatan yang berbentuk seperti angka delapan dibuat dengan satu tarikan garis memiliki makna konsistensi atau keajegan.

Nah, pada 31 Januari 2021 nanti, NU akan memasuki usia 95 tahun. Di tahun ini pula, tema yang diangkat adalah “Khidmah NU: Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan”.

Visualisasi tema besar ini pun sudah terwujud dalam logo Harlah Ke-95 NU. Sang desainer logo, Dain Nur Rafita Ardani Rahmansyah menjelaskan bahwa ada makna filosofis terkandung dalam logo Harlah tersebut.

Dalam desainnya, terdapat dua bulatan yang menggabungkan angka sembilan dan lima di bagian tengah.

Dua bulatan yang berbentuk seperti angka delapan ini dibuat dengan satu tarikan garis memiliki makna konsistensi atau keajegan.

“Ini sesuai tema yang diusung yaitu konsistensi khidmah NU dalam menyebarkan Aswaja dan meneguhkan komitmen kebangsaan, serta konsistensi dalam membawa Islam yang rahmatan lil alamin,” jelas Dian, seperti dikutip dari NUOnline, Minggu (17/1/2021) lalu.

Perpaduan yang sesuai

Logo Harlah dipadu dengan logo NU di atasnya. Serta ada pula tanggal serta tahun kelahiran NU di bawahnya ini. Sementara, ada dua warna yang dominan yakni warna emas dan hijau.

Bukan tanpa alasan dua warna ini dipadukan dengan apik sehingga mewujudkan logo yang terlihat bersinar.

“Warna emas menggambarkan kemuliaan, hijau melambangkan kedamaian,” jelas Dian.

Saat penggarapan, Dian mengungkapkan beberapa langkah dan kompleksitas dalam mewujudkan desain ini. Memang menurut Dian, kesulitan yang dihadapi oleh para desainer logo adalah mencari konsep dan memvisualisasikan tema.

Tapi atas kesungguhan dan pengalaman dalam dunia desain, akhirnya ia bisa mewujudkan logo Harlah Ke-95 NU di tahun 2021 ini. (ara/ EB)

Related Articles

Back to top button