fbpx
Religius

Begini Cara Menyikapi Kabar Baik bagi Umat Islam

ENERGIBANGSA.ID—Kabar baik atau suatu yang menggembirakan pada dasarnya datang dari Allah SWT.

Oleh karena itu kita sebagai umat Islam dianjurkan untuk memuji nama Allah SWT ketika menerima kabar baik.

Dilansir dari Radar Bangsa, Sayyidina Umar bin Khattab RA meriwayatkan hadis yang dikutip Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar yang artinya seperti di bawah ini.

“Kami terima riwayat dalam Sahih Bukhari dari Amr bin Maimun terkait pembunuhan Sayyidina Umar bin Khattab RA dalam hadis panjang soal musyawarah bahwa Sayyidina Umar RA mengutus anaknya Abdullah bin Umar untuk meminta izin Sayyidatina Aisyah RA terkait rencana pemakaman Sayyidina Umar RA kelak di dekat dua sahabatnya (Rasulullah SAW dan Sayyidina Abu Bakar RA).

Ketika Abdullah kembali, Umar RA bertanya, ‘Ada kabar apa darimu?’ ‘Kabar yang kausenangi wahai Amiral Mukminin. Ia memeberi izin,” jawab Abdullah. Umar RA menyambut, ‘Alhamdulillah, tiada yang membuatku bimbang selain masalah ini,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 254).

Kata Alhamdulillah

Dari sepenggal cerita di atas disebutkan bahwa, Alhamdulillah diucapkan ketika semua urusan dilancarkan dan tidak ada masalah lagi.

Sebagaimana diketahui, Sayyidina Umar RA menderita luka hingga wafatnya setelah sebelumnya terjadi insiden upaya pembunuhan terhadap dirinya.

Alhamdulillâh, artinya, “Segala puji bagi Allah.”

Selain mengucap Alhamdulillah untuk memuji nama Allah SWT, mengucapkan terima kasih terhadap orang yang layak menerimanya juga dianjurkan.

Selain itu sujud syukur juga cara umat Islam untuk mengucap syukur jika pada waktu itu memungkinkan. (*)

Related Articles

Back to top button