fbpx
KesehatanRagam Bangsa

Begini Cara Menonaktifkan BPJS Karena Meninggal Dunia

ENERGIBANGSA.ID – Perlu diketahui, bahwa keanggotaan peserta BPJS akan tetap aktif selama peserta BPJS masih hidup. Namun ketika pemilik kartu sudah meninggal dunia, kepesertaan itu bisa diberhentikan.

Karena ketika seseorang telah meninggal dunia, artinya kepesertaannya dalam BPJS juga berakhir, dan kewajiban membayar iuran pun sudah berhenti.

Prosedur Pemberhentian BPJS

Meski demikian, ada prosedur yang perlu dilakukan pihak keluarga yang bersangkutan. Berikut adalah prosedur pemberhentian BPJS yang disusun oleh tim energibangsa.id dengan referensi dari berbagai sumber terpercaya

Pertama, silahkan laporan ke kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terdekat di kota Anda.

Bagaimana jika tidak melapor? Apabila keluarga yang ditinggalkan tidak memperbaharui status keanggotaan, maka pihak BPJS akan menganggap peserta tersebut tidak membayar.

Lebih jauh lagi, jika tidak membayar iuran dapat mengancam status kepesertaan anggota BPJS dalam keluarga tersebut.

Lengkapi Dokumen

Saat melapor ke kantor BPJS, sobat energi wajib membawa beberapa dokumen. Pelaporan ini harus dilakukan secara langsung di kantor BPJS , alias tidak bisa lewat jalur online!

Berikut ini persyaratan dokumen yang wajib dibawa untuk penonaktifan :

  • Fotokopi surat keterangan kematian dari rumah sakit atau RT/RW setempat
  • Bukti pembayaran iuran terakhir. Jika tidak ada, yang penting iuran di bulan terakhir lunas. Maka dari itu, jika peserta BPJS meninggal dunia, keluarga harus segera lapor, agar iuran tidak membengkak.

Selain dua persyaratan wajib di atas, dokumen lain yang juga sebaiknya disiapkan adalah:

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Kartu BPJS Kesehatan peserta yang meninggal dunia
  • Kartu identitas peserta yang meninggal dunia

Setelah menyerahkan data-data di atas, maka petugas di kantor BPJS akan menonaktifkan data kepesertaan BPJS.

Sebagai informasi, status keanggotaan BPJS bersifat selamanya. Status keanggotaan hanya bisa berhenti jika pemilik kartu meninggal dunia.

Jadi, jika telat membayar iuran, secara otomatis status kepesertaannya menjadi tidak aktif, tapi meskipun status kepesertaan tidak aktif, bukan berarti peserta lepas dari kewajiban iuran bulanan, karena pada akhirnya sobat energi juga harus membayar tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

Related Articles

Back to top button