Rudiantara
Menkominfo Rudiantara (Foto: Antara/Muhammad Iqbal)
Teknologi

Begini Cara Kominfo dan Polisi Patroli WhatsApp

0

ENERGIBANGSA.ID – Isu tentang Patroli Whatsapp makin hangat setelah kepolisian dan pemerintah mewacanakan untuk melakukan pemantauan aktivitas di media komunikasi Whatsapp.  Hal ini menyusul tren penyebaran hoaks yang semakin menjamur di aplikasi whatsapp karena sifatnya yang lebih tertutup ketimbang media sosial (Facebook, Instagram, Twitter, dkk).

Rencana ini menuai kontroversi sekaligus membingungkan masyarakat. Banyak yang bertanya terkait mekanisme patroli tersebut, apakah dengan memasukkan anggota (intel) kepolisian ke dalam grup-grup WhatsApp, atau ada cara pemantauan lain?

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara juga menjelaskan, bahwa patroli Whatsapp yang dimaksud kepolisian tak lantas sama dengan patroli motor yang entah salah atau tidak tetap diperiksa.

Patroli ini tak berarti serta-merta masuk ke dalam grup-grup WhatsApp. Mekanismenya dilakukan secara periodik bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negar (BSSN).

Ia menambahkan, patroli grup atau percakapan di Whatsapp hanya bisa dilakukan bila ada aduan atau temuan unsur kriminal.

“Itu harus committed terhadap crime. Di media sosial ada ranah publik. Kita posting di Facebook, di Twitter itu ranah publik. Kalau percakapan berdua itu ranah privat. Tapi hanya yang committed terhadap crime, artinya yang bermasalah dengan hukum,” kata Rudiantara sebagaimana dikutip energibangsa dari republika.co.id

Semoga kebijakan ini bisa mengurangi obrolan-obrolan dan isu hoax di whatsapp yang menghabiskan energi bangsa Indonesia.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Indonesia Kembali Ekspor Biji Pala ke Italia

Previous article

Indonesia menjadi Negara dengan Pertumbuhan Ekonomi Digital Tertinggi di ASEAN

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Teknologi