fbpx
Wisata & Kuliner

Begini Asal Muasal Lotus Biscoff yang Terkenal di Indonesia

ENERGIBANGSA.ID – Baru-baru ini banyak topping makanan mulai dari donat, dessert box, roti sobek, hingga minuman yang menggunakan campuran biskuit Lotus Bicoff.

Biskuit ini sebenarnya bukanlah produk baru. Biscoff pertama kali dibuat di Belgia pada 1932.

Rasa karamel dan rempah (speculoos) menjadikan biskuit ini berbeda dengan biskuit lain.

Sejarah

Menghimpun dari situs resmi Lotus Biscoff, biskuit ini pertama kali diproduksi oleh pembuat roti asal Belgia bernama Jan Boone Sr. pada 1932.

Saat itu Boone memiliki ide membuat biskuit karamel speculoos dengan bahan alami.

Ia menamai biskuit itu sebagai Lotus sesuai dengan arti bunga lotus yaitu murni.

Pada 1950an, Boone memasarkan biskuit buatannya ke kafe dan restoran. Ia membungkus sendiri biskuit buatannya.

Ternyata, pelanggan kafe dan restoran menyukai biskuit buatan Boone. Biskuit Lotus dinilai sebagai pendamping minum kopi yang serasi.

Seiring berjalannya waktu, Lotus tidak hanya populer di Belgia. Biskuit ini juga disukai negara tetangga.

Pada 1960an, banyak kafe di penjuru Eropa menyajikan kopi dengan biskuit Lotus.

Selanjutnya pada 1985, Lotus memperluas pasar dengan memberikan sampel biskuit untuk maskapai Amerika Serikat.

Ternyata biskuit tersebut disukai penumpang pesawat, sampai tiga dekade kemudian biskuit Lotus tetap ada dalam penerbangan dalam dan luar negeri Amerika Serikat.

Nama Biscoff disematkan pada 1986 yang didapat dari singkatan Biscuit Coffee.

Uniknya, selain biskuit, Lotus Biscoff juga punya selai. Produk ini didapat dari acara televisi Belgia, De Bedenkers (Si Penemu).

Salah satu peserta bernama Els Scheppers mengubah biskuit Lotus Biscoff jadi selai. Ternyata inovasinya ini mampu mengalahkan 2.000 peserta lain.

(Ara/ EB)

Related Articles

Back to top button