fbpx
Kabar Daerah

Bawaslu Laporkan 43 Kasus Pelanggaran Selama Pilkada 2020 Lalu, Bikin Tercengang

SEMARANG, energibangsa.id – Baru saja digelar pada bulan Desember lalu kini telah dilaporkan sebanyak 43 kasus pelanggaran terjadi saat pemilihan kepada daerah atau Pilkada 2020 tahun lalu oleh Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu).

Dengan menggelar rapat pembahasan bersama Gakkumdu dan dipimpin langsung oleh Muhammad Amin sebagai Ketua Bawaslu Kota Semarang, mereka mencatat sedikitnya 32 kasus dari pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran administrasi.

“Rinciannya, 25 kasus mengenai pelanggaran proses perekrutan badan adhoc, tiga kasus pelanggaran badan adhoc tidak netral, satu kasus pelanggaran pemutakhiran data pemilih, satu kasus penyelenggaraan pemilihan (KPPS) tidak melaksanakan proses pemilihan sesuai prosedur, dan dua kasus pelanggaran protokol Covid-19,” sebut Amin

Amin juga menyebutkan penanganan terhadap kasus pelanggaran akan dibawa ke ranah tindak pidana, dengan sebanyak total tujuh kasus melibatkan pelanggaran netralitas ASN, satu kasus pelanggaran Pasal 71 ayat 3 tentang pencemaran nama baik paslon.

Lalu juga terdapat pelanggaran pasal 187 A ayat (1) dan (2) mengenai pemberian materi dan uang, serta pelanggaran pasal 187 ayat 3 mengenai penggunaan fasilitas dan anggaran negara.

Melansir pada TribunJateng, Koordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini mengatakan, pelanggaran netralitas ASN menjadi sorotan pada penyelenggaraan Pilkada 2020 di Kota Semarang dengan capaian kasus yang ditangani sebanyak tujuh kasus.

“Sebanyak tujuh kasus pelanggaran hukum lainnya terkait netralitas ASN dengan jumlah 16 pegawai sudah diteruskan ke Komisi Aparatur Sipil Negara untuk pemberian sangsi,” kata Naya

Ia menekankan, Bawaslu Kota Semarang selama menangani dugaan pelanggaran Pilkada 2020 berpedoman pada peraturan perundang – undangan yang berlaku, seperti UU Nomor 10 Tahun 2016 maupun Perbawaslu No. 8 Tahun 2020 tentang laporan dan temuan serta Peraturan Bersama Sentra Gakkumdu Pemilihan Tahun 2020. (Ozan/EB)

Related Articles

Back to top button