fbpx
Kesehatan

Batuk Terus-Menerus & Sesak Nafas: Gejala Baru Covid, Segera Periksalah!

ENERGIBANGSA.ID—Sobat energi, Covid-19 memang belum berakhir. ‘Peperangan’ kita masih panjang, meski senjata andalan berupavaksin mulai terdistribusi hingga daerah-daerah.

Dalam perkembangannya, virus Corona memiliki beragam gejala yang berbeda. Bahkan tidak menunjukkan gejala sama sekali pada pasien. Tapi umumnya kondisi parah terjadi saat Corona sudah menyerang sistem pernapasan.

Masalah paru-paru dan komplikasi paru terkait Covid-19 hingga saat ini masih menjadi salah satu kondisi fatal saat terinfeksi.

Menurut Dr Arvind Mohan, Ketua Institute of Chest Surgery, Chest Onco-Surgery & Lung Transplantation, penurunan fungsi paru-paru sering kali menjadi masalah yang terkait dengan Covid-19 dan dapat berlangsung lama. Pneumonia akibat Covid-19 juga penyebab kematian yang umum terjadi.

Dilansir dari detikhealth, Senin (04/01), tanda dan gejala Covid-19 terkait masalah paru-paru bisa dilihat dari beberapa tanda sederhana seperti berikut.

1.Batuk terus menerus

Covid-19 menginfeksi paru-paru dan membuat seseorng akan terkena serangan batuk yang parah. Batuk kering menjadi tanda khas terinfeksi Corona. Untuk itu waspada jika batuk tak kunjung membaik.

Dalam rentang waktu dua hingga tiga minggu usai terpapar Covid-19, hal ini bisa menunjukkan tanda awal komplikasi paru-paru akibat Covid-19.

2.Sesak napas

Sesak napas merupakan masalah yang biasanya terjadi jika ada gangguan fungsi paru-paru. Hal ini membuat oksigen sulit masuk ke paru-paru.

Bagi pengidap Covid-19 kelompok berisiko tinggi, umumnya merela mengalami sesak napas. Bisa juga mengalami penurunan saturasi oksigen dan berakibat fatal dalam waktu singkat.

Pasien Covid-19 yang mengalami sesak napas membutuhkan bantuan oksigen dengan ventilator. Hal ini juga dapat menimbulkan masalah pasca sembuh.

Pasalnya, pasien tersebut mungkin memerlukan bantuan dan dukungan tambahan untuk melanjutkan fungsi paru-paru kembali normal.

3.Nyeri dada tiba-tiba

Kesulitan bernapas atau mengalami nyeri dada secara tiba-tiba dapat menjadi tanda kerusakan paru-paru pasien Covid-19.

Bahkan pasien Corona bisa mengalami ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome).

Baik itu tanda ringan atau fatal, ARDS dan komplikasi bisa jadi tanda peradangan di paru-paru dan dapat menimbulkan dampak yang bertahan lama, seperti jaringan parut paru-paru. Oleh karena itu, perlu mewaspadai kondisi ini.

4.Tanda-tanda infeksi lain mulai terlihat

Komplikasi paru-paru yang memburuk akibat Covid-19 dapat membuat tubuh menjadi mudah terkena penyakit lain dan infeksi yang mematikan.

Seperti sepsis, virus akan masuk ke aliran darah dan mulai menyerang jaringan sehat di tubuh. Tentunya, termasuk jantung dan paru-paru.

5.Badai sitokin

Kondisi badai sitokin membuat pasien Covid-19 bisa mengalami kesulitan bernapas. Sitokin terus mengirim sinyal sehingga sel-sel kekebalan tubuh terus berdatangan di luar kendali.

Akibatnya, paru-paru mengalami peradangan parah karena sistem kekebalan tubuh berusaha untuk membunuh virus.

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru yang bertahan lama dan fungsi paru-paru juga terganggu. Sobat energi, mari selalu mewaspadai gejala Covid-19 yang muncul setiap harinya. Tetap terapkan 3 M (masker, mencuci tangan dan menjaga jarak)! (*)

Related Articles

Back to top button