fbpx
Kesehatan

Baru! 2 Obat ini Diklaim Bisa Tekan 70% Risiko Kematian Pasien

SEMARANG, energibangsa.idProdusen obat Amerika Serikat (AS) Eli Lilly & Company mengumumkan kabar baik soal dua obat antibodi buatannya.

Kabarnya, obat itu diklaim mampu mengurangi rawat inap dan kematian hingga 70% pada pasien berisiko tinggi.

“Bamlanivimab dan etesevimab, keduanya punya potensi untuk menjadi pengobatan penting. Secara signifikan mampu mengurangi rawat inap dan kematian bagi pasien Covid-19 yang berisiko tinggi,” kata Presiden Lilly Research Laboratories Daniel Skovronsky dikutip dari AFP, Selasa (26/1) kemarin.

Hasil tersebut berdasarkan proses uji coba fase III yang melibatkan 1.035 orang. Sehingga target pembuatan antibodi ini bisa mengurangi viral load pasien dan waktu  pemulihan pasien covid-19.

Pada uji coba tahap III, pasien ada yang diberi plasebo atau kombinasi bamlanivimab dan etesevimab masing-masing 2,8 gram.

Hasil uji coba

Hasilnya ada 11 kematian dari pasien yang menerima terapi, atau 2,1% saja. Sedangkan dari pasien yang diberikan plasebo, terdapat 36 kematian atau 7%.

Sehingga uji coba ini menunjukkan pengurangan risiko sebesar 70% dan hasilnya signifikan secara statistik.

Pihak Eli Lilly mengatakan akan terus mempelajari obat tersebut dalam percobaan lain.

Ia akan memeriksa apakah dosis yang lebih rendah akan menghasilkan dampak yang sama. Banyak ilmuwan menyambut baik potensi memerangi Covid-19.

Eli Lilly dan Regeneron telah menerima izin penggunaan darurat untuk obat mereka dari BPOM AS. (*)

Related Articles

Back to top button