fbpx
OlahragaRagam Bangsa

Banyak Klub Bola Bubar, PT LIB Hanya Bisa Pasrah

Energibangsa.id – PT LIB sebagai operator kompetisi profesional Indonesia juga maklum dengan situasi sekarang yang serbasulit di tengah ketidakpastian.

Seiring dengan kompetisi yang statusnya belum juga jelas, banyak klub yang sudah membubarkan tim mereka karena mereka juga kesulitan menghadapi situasi seperti saat ini, terutama karena pandemi virus corona.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sudah merencanakan bahwa kompetisi digulirkan kembali Februari tahun ini. Namun, hal itu juga belum dapat dipastikan karena izin kepolisian yang belum juga keluar.

Dipahami LIB

Hal ini tentu membuat klub ragu untuk terus membuat perencanaan, sementara mereka juga harus terus mengeluarkan uang untuk hal yang belum pasti. Beberapa tim dari Liga 1 dan Liga 2 sudah membubarkan pemain mereka.

Situasi ini dipahami oleh LIB, seperti disampaikan oleh Akhmad Hadian Lukita. Menurutnya kondisi saat ini berat bagi pelaku sepakbola mana pun, makanya LIB tidak bisa memaksa klub untuk tetap bersiap menjelang Liga 1 atau Liga 2.

“Saya hormati saja keputusan klub. Karena klub kan kondisinya juga berat sekarang, kami maklumi. Termasuk PSSI juga berat, LIB, semuanya tidak ada yang tidak berat,” papar pria yang resmi jadi direktur utama LIB, Juni lalu tersebut.

LIB sendiri terus berusaha supaya bisa mendapatkan kepastian terkait izin dari kepolisian. Lukita hanya berharap semua pihak bisa bertahan dengan situasi ini, dan kembali berkompetisi di tengah kondisi yang memang sulit dijalani.

“Jadi kami harapkan semua pihak bisa survive dengan kondisi yang sekarang,” ujar pria kelahiran Bandung, yang pernah bekerja di PT LAPI Divusi, perusahaan bidang Informasi dan Teknologi tersebut.

Belum Jelas

Seperti diketahui, bahwa kompetisi Indonesia direncanakan bergulir kembali Oktober tahun lalu dengan protokol kesehatan yang ketat. Namun, pihak kepolisian tidak memberi izin karena menilai pandemi virus corona di Indonesia belum terkendali.

PSSI dan LIB akhirnya menetapkan bahwa Liga 1 dan Liga 2 dimulai Februari, namun sayangnya kepolisian belum juga memberi izin tertulis soal pelaksanaan kompetisi tersebut. Ada kekhawatiran, bahwa kasus Covid-19 di Indonesia malah terus meningkat.

Meski sudah mendapat sinyal bagus dari kepolisian secara lisan, namun LIB baru bisa mengambil langkah setelah ada izin resmi secara tersurat. “Mudah-mudahan ada perkembangan yang bagus ke depannya (terkait izin dari kepolisian),” tutup Lukita. (*)

sumber: goal.com

Related Articles

Back to top button