ganjar yasin
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wagub Taj Yasin saat berbicara soal bantuan guru madrasah di acara Mas Ganjar Menyapa (MGM) MNC Trijaya FM di Puri Gedeh, Semarang, Selasa (22/1/2019). Foto/Ahmad Antoni
NewsPendidikanPolitik

Bantuan untuk Guru TPQ dan Madrasah Swasta di Jateng Berhenti?

0

ENERGIBANGSA.ID – Berkaca dari program bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah yang pada awal tahun 2019 kemarin mengaku telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 205 miliar untuk insentif guru Madrasah Swasta se-Jateng.

Secara terperinci, bantuan hibah senilai 205 miliar tersebut pecahannya akan dibagikan untuk guru-guru madrasah swasta non-sertifikasi, guru TPQ, dan guru pesantren yang jumlahnya sekitar 170.949 orang.

Baru-baru ini beredar kabar di sosial media, bahwa bantuan tersebut mengalami kemandegan setelah sejak bulan Maret 2019 menerima Rp 300.000,- yang merupakan rekap bantuan sejak Januari-Februari-Maret.

“Bantuan Rp 100 ribu perbulan dari provinsi untuk guru swasta non-sertifikasi, TPQ, dan Madin sejak diberikan pada bulan Maret terisi Rp 300 ribu. Maksud hati membuat ATM, tapi nggak bisa, katanya belum diatur untuk tabungan amanah. Langsung saya minta cek saldo pada kartu tabungan dan TERNYATA dana terakhir tetap tak bergerak pada angka Rp 300 ribu lebih 2.096 rupiah. Haleloya, guru-guru masih semangat mencerdaskan anak bangsa,” tulis akun bernama Saniman Sanine di laman facebooknya.

Akun official facebook Ganjar Pranowo yang di-tag di status tersebut pun tidak merespon keresahan guru madrasah tersebut.

“soal pencairan dana di awal memang ada simpang siur, ada yg bilang langsung dikasih 1.200/tahun, ada yg bilang 3 bulan sekali. Tp sejauh ini terhitung mulai dr diterima nya buku rekening saldo masih tetap 300.000 ehee, pdhalya dulu pas pendataan jelas tertera 1.200.000/tahun setiap guru. Belum tau sisanya kapan,” jawab netizen dengan akun facebook Hana Mukhoyyaroh merespon status tersebut.

Berbeda dengan kebanyakan netizen lainnya, rata-rata netizen yang berkomentar di status tersebut berprasangka positif atas keterlambatan tersebut.

“Husnudzon saja, mungkin buat celengan bodho gedhe (tabungan lebaran),” jawab netizen lainnya.

Kapanpun cairnya, semoga bantuan tersebut tersalurkan secara kontinyu dan jelas periode pencairannya, ya sobat energi. Biar guru-guru swasta mendapatkan kepastian.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Sebulan di Tahanan, Setya Novanto Bisa Khatam Al Quran

Previous article

Protektif dan Posesif, Dua Sisi Zodiak Scorpio

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in News