fbpx
Nasional

Bantu Pelajar dan Pengajar, Nadiem Janji Beri Kouta Gratis

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta)—Kouta internet sebesar 35 giga byte dan 42 giga byte akan diberikan oleh Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) setiap bulan kepada siswa dan guru yang ada di seluruh Indonesia.

Kebijakan tersebut akan dilakukan guna menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ). Yang dilaksanakan oleh para siswa dan guru di tengah masa pandemi COVID-19 ini.

Tidak hanya itu, Mantan Boss Gojek ini juga berjanji akan memberikan mahasiswa dan dosen kouta internet dengan besaran bilangan 50 giga byte.

Rencananya subsidi kouta internet ini akan ia berikan selama bulan September hingga Desember 2020 mendatang. Hal ini ia sampaikan saat rapat bersama Komisi X di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis (24/8).

“Selama ini kami sudah lakukan perjuangan internal untuk bisa mendapatkan anggaran tambahan, anggaran baru untuk bisa menjawab kecemasan masyarakat nomor satu di saat ini,” katanya

“Dari semua kecemasan sudah jelas nomer satu itu apa, pulsa, pulsa, pulsa. Data, data, data,” tambahnya

Nadiem mengungkapkan bahwasanya Kemendikbud sudah mendapat persetujuan anggaran sebesar Rp. 9 Triliun untuk tahun ini yang akan dikerahkan untuk pulsa atau kouta data internet bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen selama 3 sampai 4 bulan mendatang.

Menurut data yang ia paparkan, rincian anggaran untuk bantuan kuota internet dialokasikan sebanyak Rp7,2 triliun untuk periode waktu September-Desember 2020.

Akan tetapi, sejauh ini dia belum menjelaskan secara rinci bagaimana kuota internet gratis akan diberikan.

Selain itu, melansir dari detik.com Nadiem juga telah menyediakan tambahan penerima tunjangan sebesar Rp 1,7 triliun untuk tunjangan guru, dosen, sampai guru besar.

“Kami juga sudah mengamankan tambahan penerima tunjangan profesi guru dan tenaga pendidikan dan tunjangan profesi, dosen dan tunjangan guru besar sebesar Rp 1,7 triliun. Jadi total ini sekitar Rp 9 triliun,” ucapnya.

Nadiem pun berjanji bantuan kuota internet akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Ia mengatakan pihaknya sedang mengurus pencairan dana agar bisa dilakukan selekas mungkin.

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi virus corona mengalami hambatan berupa keterbatasan kuota internet. Tidak sedikit kalangan yang merasa keberatan karena harus membelikan kuota internet.

Sejumlah organisasi yang bergelut di sektor pendidikan lantas mendorong Nadiem untuk mencari jalan keluar.

Salah satunya dengan memberikan kuota internet gratis, terutama kalangan tidak mampu. Nadiem lalu mengupayakan itu.

PJJ sendiri masih dilakukan di sebagian besar sekolah. Berdasarkan data yang dimiliki tim energibangsa.id tercatat 1.840 sekolah di zona merah,. 12.124 sekolah di zona oranye, 6.238 sekolah di zona kuning dan 764 sekolah di zona hijau masih melakukan PJJ.

Sedangkan pendidikan tinggi belum diizinkan melakukan pembelajaran tatap muka pada semester ini hingga waktu yang belum ditentukan.

Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Paristiyanti Nurwardani mengatakan pemberian kuota internet diprioritaskan bagi siswa dan mahasiswa dengan latar ekonomi kurang mampu.

“Prioritas utama [siswa dan mahasiswa] yang kurang mampu. Jadi teman-teman penerima Bidikmisi, KIP, dan mahasiswa semester 3, 5, 7, 9 yg terdampak COVID-19. Akan divalidasi oleh teman-teman perguruan tinggi negeri maupun swasta,” katanya [Gilban/EB]

Related Articles

Back to top button