Kabar Indonesia

Bangganya, Jateng Bakal Punya Objek Wisata Terbesar se-Asean

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Akhirnya upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dalam memajukan sektor pariwisata akan segera terwujud dalam waktu dekat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama jajaran setelah memberi arahan dan diskusi untuk mewujudkan wisata “Jateng Valley”, (23/6) lalu.

Tempat jujugan wisata alam bernuansa futuristik, Jateng Valley, yang terletak di Desa Ungaran, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang dijadwalkan akan dilakukan ground breaking (peletakan batu pertama) oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, pada 15 Agustus mendatang.

Rancangan destinasi wisata Jateng Valley

Terlebih lagi tempat itu digadang-gadang akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, wow!

”Bahkan tempat ini akan masuk lima ene dunia. Banyak wahana baru dan tidak terdapat di tempat wisata lainnya,” ujar Komisaris Utama Taman Wisata Jawa Tengah, Prijo Handoko Rahardjo, dalam keterangannya, Minggu (2/8) pekan lalu.

Jateng Valley sendiri akan dibangun diatas tanah seluas 37 hektar. Dan rencana akan ada tujuh zona wisata, terdiri atas waterpark, trek sepeda, dan hotel untuk mengakomodasi wisatawan.

”Untuk wahana-wahananya, kami tidak mengadopsi dari destinasi wisata mana pun. Salah satu wahana yang akan menjadi unggulan adalah replika Kapal Nabi Nuh. Di dalamnya akan ada tempat wisata dan ada main-mainannya,” tambah CEO Rahardjo Group ini.

Yang lebih mengejutkan lagi, untuk merancang Jateng Valley juga mengajak salah satu konsultan yang mendesain Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan, Budi Faizal.

”Kami yakin destinasi wisata ini akan membuat masyarakat Jawa Tengah bangga. Karena, selama ini kami (Jawa Tengah) tertinggal dari DKI, Jatim, dan Jabar. Kami akan buat tempat ini menjadi yang terbaik,” tegas Handoko.

Tidak hanya tempat hiburan, Jateng Valley juga akan menjadi wahana edukasi. ”Nantinya akan ada edukasi bagaimana cara menanam padi, menggembala kerbau dan sebagainya. Dengan demikian, ada tempat belajar yang natural, khususnya bagi anak-anak,” urai Handoko.

Soal investasi untuk destinasi wisata ini, dia mengatakan, untuk pembangunan tempat ini investasinya secara maraton. ”Dengan konsultan yang kami pakai saat ini, kami hitung mencapai Rp 10 triliun,” jelasnya. (buddy/EB/suaramerdeka).

Related Articles

Back to top button