Kabar Indonesia

Bang Saleh: UMR Pemalang dan Jakarta Saja Beda, Tidak Adil Jika Iuran BPJS Sama

ENERGIBANGSA.ID – Pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan) pada 1 Januari tahun 2020.

Pemerintah menyampaikan bahwa penyesuaian iuran tersebut bertujuan untuk mengatasi tanggungan defisit BPJS Kesehatan yang terus membesar.

Kebijakan kenaikan iuran BPJS tersebut menuai respons yang beragam dari masyarakat, baik pro maupun kontra.

Beberapa orang setuju terkait kebijakan menaikkan iuran BPJS Kesehatan, agar memperlancar pembayaran klaim dan meningkatkan kondisi keuangan rumah sakit yang menjadi rekan selama ini. Namun, tidak sedikit yang menolak kenaikan tarif iuran BPJS tersebut.

Bang Saleh foto bersama Sahabat Bang Saleh Pemalang, dalam kegiatan reses kemarin

Salah satunya masyarat Bodeh Kabupaten Pemalang, yang terhimpun dalam jaringan Sahabat Bang Saleh di Pemalang pada Sabtu (23/11/2019) menyatakan keberatan atas naiknya iuran BPJS kelas 2 dan kelas 3 pada tahun 2020 nanti.

Dalam kegiatan kunjunganya di Kabupaten Pemalang, Ketua Komisi A DPRD Jateng, Mohammad Saleh, mendapati keluhan dari banyak masyarakat, terutama soal kenaikan iuran BPJS yang dirasa memberatkan masyarakat di daerah.

“kenaikan iuran BPJS secara general ini memang saya rasa tidak fair ya, sebab UMR kota dan di Kabupaten saja beda,” bela Mohammad Saleh.

Masyarakat yang terhimpun dalam jaringan Sahabat Bang Saleh di Pemalang berharap aspirasi mereka diperjuangkan oleh wakilnya di parlemen.

“ini sangat perlu diperjuangkan karena UMR masyarakat di Bodeh Pemalang dengan UMR di Jakarta saja beda jauh, masa’ harus menanggung iuran yang sama,” pungkas Mohammad Saleh.

Related Articles

Back to top button