fbpx
Ekonomi & BisnisNasional

Hari ini Batas Akhir Daftar Bantuan Rp600 Ribu Pegawai

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta) – Bantuan kepada pekerja yang bergaji dibawa Rp 5 juta berupa bantuan subsidi gaji sebesar Rp. 600 ribu per bulan yang diberikan Pemerintah Pusat. Hari ini, Senin (31/8) menjadi batas akhir bagi perusahaan atau pemberi kerja untuk menyerahkan nomor rekening para pekerja yang akan menerima bantuan.

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja mengingatkan perusahaan untuk segara menyerahkan nomor rekening karyawannya yang memenuhi syarat untuk menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp 600.000 per bulan.

“Kami masih mendorong pemberi kerja untuk segera menyampaikan nomor rekening sampai tanggal 31 Agustus 2020 dan mempercepat penyampaian data yang dikonfirmasi ulang,” ungkap Utoh.

[Baca: Hari Terakhir!! Penyetoran Rekening Karyawan untuk Bantuan Rp 600.000!]

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi para pekerja untuk mendapatkan subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan.

Persyaratan yang harus dipenuhi karyawan untuk mendapat bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu dari pemerintah. (sumber: kompas.com)

Untuk persyaratan penerima subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan, tim energibangsa.id telah menghimpun terkait hal tersebut dari beberapa sumber. Dan berikut adalah persyaratannya:

 (cara mendapatkan subsidi gaji Rp 600.000):

  1. WNI yang memiliki NIK
  2. Pekerja Penerima Upah yang terdaftar aktif di BP Jamsostek pada bulan Juni 2020
  3. Gaji atau upah yg dilaporkan perusahaan dan tercatat pada BP Jamsostek di bawah 5 juta.
  4. Memiliki rekening bank (bantuan pemerintah lewat rekening)

Sementara untuk tahapan penyaluran bantuan Rp 600.000 untuk karyawan swasta yakni:

  1. Data calon penerima adalah dari data karyawan swasta peserta aktif yang dilaporkan perusahaan dan tercatat pada BP Jamsostek
  2. Data sesuai kriteria dilaporkan BP Jamsostek kepada pemerintah sebagai pengguna anggaran
  3. Pemerintah memerintahkan bank untuk menyalurkan langsung ke rekening bank penerima bantuan secara bertahap.
[Baca: Lakukan Ini Jika Bantuan Rp600 Ribu Belum Cair]

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, untuk proses validasi dilakukan tiga tahap untuk memastikan bantuan pemerintah lewat rekening itu tepat sasaran, bisa membantu pekerja meningkatkan daya beli, serta mendorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

Pertama, validasi eksternal melalui kerja sama dengan 127 bank untuk mengecek validitas nomor rekening peserta calon penerima subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan (subsidi gaji Rp 600.000).

Kedua, validasi di internal BP Jamsostek dengan mengacu pada kriteria Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji bagi Pekerja/Buruh dalam Penanganan Dampak COVID-19.

Ketiga, validasi internal dengan mengecek kesamaan identitas nomor rekening dan kepesertaan pekerja di BP Jamsostek.

Rincian penyaluran Bantuan Subsidi Upah tahap pertama disalurkan lewat 4 Bank BUMN sebanyak 2,5 juta penerima batch pertama, yakni rekening Bank Mandiri sebanyak 752.168 orang.

Lalu, rekening Bank BNI sebanyak 912.097 orang, rekening Bank BRI sebanyak 622.113 orang, dan rekening Bank BTN sebanyak 213.622 orang.

Selain pencairannya yang memang dilakukan bertahap oleh pemerintah, penyebab lain belum cairnya Bantuan Subsidi Upah (bantuan BPJS) antara lain data rekening pekerja belum diserahkan perusahaan pemberi kerja ke BP Jamsostek.

Kemudian data masih proses validasi di BP Jamsostek dan Kementerian Ketenagakerjaan, dan proses transfer antar-bank dari Bank Himbara ke rekening pekerja yang menggunakan bank swasta. (Gilban/EB)

Related Articles

Back to top button