fbpx
Ekonomi & Bisnis

Perkiraan Laju IHSG Desember 2020, Akankah Hijau?

ENERGIBANGSA.ID – Desember menjadi bulan cuan bagi pasar modal di Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  selama sembilan tahun terkahir ini selalu bergerak di zona hijau.

Namun di tahun 2020, indeks saham mengalami tekanan karena imbas dari pandemi. Tekanan yang parah terjadi pada Maret 2020 karena dibulan ini kasus Covid-19 baru masuk di Indoneisa. Indeks mengalami penurunan hingga 16,76% dan pada 24 Maret 2020 menyentuh 3.937.

Peningkatakan IHSG baru terjadi di bulan November yaitu sebesar 9,44%. Di tahun-tahun sebelumnya biasanya mengalami penurunan. Sehingga sering dikatakan November adalah bulan tidak ramah bagi IHSG.

Dilansir dari katadata.co.id, Rabu (02/12), IHSG secara fundamental diperkirakan bisa menembus level 6.000. Hal ini dikarenakan adanya optimisme dari investor dalam negeri terkait vaksin Covid-19.

Perkembangan vaksin Covid-19 menjadi sorotan karena sudah memasuki tahap perizinan BPOM. Selain itu juga sudah mulai melakukan simulasi distribusi yang dipandang bisa menghijaukan IHSG.

Sentimen lainnya yaitu dengan kesinambungan penerapan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja pada sektor manufaktur. Walaupun dengan disahkannya UU ini banyak protes dari banyak kalangan, investor percaya bisa membuat perekonomian Indonesia bisa bangkit.

Sentimen dari luar negeri

Sentimen positif juga bisa berasal dari luar negeri. Seperti kesuksesan vaksin dunia yaitu Pfizer dan Moderna yang dinilai bisa membangkitkan indeks.

Selanjutnya, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengusung era clean energy. Sehingga dengan adanya era clean energy bisa menjadi pendukung dari sektor pertambangan terkhusus nikel.

Tak hanya itu Joe Biden juga menunjuk mantan ketua The Federal Reserve (The Fed), Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan. Pertumbuhan ekonomi AS bisa menjadi acuan pertumbuhan ekonomi negara lain termasuk Indonesia.

Maka dari itu, pelaku pasar percaya bahwa nantinya dengan Janet Yellen diangkat menjadi Menteri bisa membenahi perekonomian dan tidak melibatkan masalah politik. Diperkirakan juga Yellen tidak akan membuat regulasi baru perbankan yang membuat pelaku pasar cemas.

Bulan Desember menyimpan banyak harapan agar bisa menghijaukan IHSG. Semoga saja sentimen-sentimen positif tersebut bisa terus menguatkan laju IHSG ya. (*)

Related Articles

Back to top button