fbpx
Kabar Daerah

ASN Nekat Mudik, Ganjar Ancam Bakal Potong Tunjangan dan Turunkan Pangkat

Berani mudik ? Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal memberi sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jateng yang nekat mudik atau bepergian selama libur Lebaran 2021.

Ganjar mengatakan, sanksi mulai dari pemotongan tunjangan hingga penurunan pangkat dan jabatan dapat diberikan kepada ASN yang nekat melanggar ketentuan mudik lebaran.


“Sanksinya sudah kami urutkan sanksi berat, tengah dan ringan. Bisa hingga penurunan pangkat. Itu terlalu mampu (pemotongan tunjangan) wong aturannya sudah ada. Tinggal melaksanakan,” kata Ganjar di kantornya, Senin (19/4).

Meski begitu, ketentuan larangan mudik ini mampu dikecualikan jika tersedia kepentingan yang terlalu mendesak dan tidak mampu ditinggalkan.

“Pokoknya kami sudah perintahkan jika mereka mau bepergian harus izin dan izinnya kepala dinas. Kalau kepala dinas izinnya ke gubernur. Kalau nekat mudik kami kenai sanksi,” tegas dia.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo menerbitkan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 mengenai Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah Dan/Atau Cuti Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara di dalam Masa Pandemi COVID-19.
Dalam SE yang diterbitkan Rabu (7/4), Tjahjo menyebut harus membatasi aktivitas bepergian ASN di musim mudik lebaran, di dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.
“Pegawai Aparatur Sipil Negara dan keluarganya dilarang lakukan aktivitas bepergian ke luar tempat dan/atau mudik pada periode 6 Mei hingga bersama dengan bersama dengan 17 Mei 2021,” tulis Tjahjo.

Related Articles

Back to top button