advertorialBusinessNationNews

Aset Inalum Mencapai Rp 162 Triliun pada 2019

0

ENERGIBANGSA.ID – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) tahun ini mencatatkan nilai aset yang cukup tinggi hingga Rp 162 triliun. Perusahaan yang bergerak di bidang peleburan aluminium tersebut meningkat cukup pesat dari tahun sebelumnya.

“Saat ini aset Inalum sekitar Rp 162 triliun, jauh meningkat dari tahun 2016 sekitar Rp 23 triliun dan tahun 2017 Rp 93 Triliun,” ungkap Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin seperti dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan untuk media pada Jumat (21/6).

Selain itu, utang yang dibukukan holding pertambangan tercatat mengalami peningkatan signifikan hingga 417%, menjadi Rp 72,7 triliun dari Rp 14 triliun pada 2017. Sedangkan ekuitasnya, juga tercatat meningkat dari Rp 66 triliun di 2017, menjadi Rp 74,3 triliun di 2018. 

Dilansir dari Kompas.com, Budi mengatakan bahwa selain peningkatan aset, Inalum juga telah diberikan tiga mandat oleh pemerintah, yaitu mengelola cadangan mineral strategis, memperkuat hilirisasi, dan menjadi perusahaan kelas dunia.

Perusahaan yang telah mengakuisisi 51 persen saham PT Freeport itu kini tidak hanya memiliki wilayah kerja di Sumatera saja. Budi menuturkan bahwa wilayah lain seperti daerah operasional Antam, Timah, Bukit Asam dan Freeport juga termasuk ke dalam bagian wilayah kerja Inalum.

Direktur Pelaksana Inalum, Oggy Achmad Kosasih, menambahkan bahwa Inalum tidak akan berhenti bekerja dan terus memajukan bangsa.

“Inalum akan terus meningkatkan kapasitas produksi dari yang saat ini 250 ribu ton aluminium per tahun menjadi 500 ribu ton per tahun, membangun pabrik hilirisasi, dan pabrik pemurnian alumina di Mempawah Kalimantan Barat untuk mengurangi ketergantungan impor alumina,” jelas Oggy.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Julio Banuelos Optimis Persija Raih Satu Poin Melawan Persela

Previous article

Siap-siap! Dieng Culture Festival 2019 Akan Hadir Lagi

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in advertorial