fbpx
Gaya Hidup

Asal Usul Santa Claus yang Suka Kasih Hadiah Natal

ENERGIBANGSA.ID—Setiap perayaan Natal, anak-anak yang merayakan akan menulis surat untuk Santa Claus. Biasanya mereka akan meminta hadiah atau sesuatu yang mereka inginkan dan berharap dikabulkan.

Santa Claus dikenal dengan pria yang gendut dan memiliki jenggot putih. Dia menggunakan topi serta jas merah, dan membawa banyak hadiah. Namun, sebenarnya tahukah kita darimana tradisi Santa Claus berasal?

Santa Claus

“Santa Claus” adalah nama yang diberikan kepada St. Nicholas, seorang uskup dari Myra di abad ke-4. Ia dikenal sebagai orang yang murah hati dan membantu siapa saja.

Setelah ia meninggal, kisahnya tersebar di seluruh dunia dan ia mulai disebut sebagai “Sinter Klass” di Belanda. Kemudian, istilah tersebut berubah menjadi “Santa Claus” di Amerika Serikat yang hingga saat ini dikenal seluruh dunia.

Mengapa Santa Claus meninggalkan hadiah? Pada pesta ulang tahun St. Nicholas tahun 1810, Alexander Anderson, yaitu kerabat Pintard ditugaskan untuk menggambar sosok St. Nicholas.

Lalu, dia menggambarkan sosok yang terlihat meletakkan hadiah di kaus kaki anak-anak yang tergantung dengan perapian. Ini menunjukkan bagaimana St. Nicholas membantu setiap orang yang kemudian dikenal hingga saat ini.

Kostum Santa Claus

Pada abad ke-19, kartunis populer bernama Thomas Nast, melakukan kegiatan menggambar tentang Santa Claus dalam kegiatan Harper Weekly.

Kriterianya ada unsur-unsur yang menyenangkan di dalam sebuah gambar. Ia membayangkan Santa Claus tinggal di Kutub Utara dan memiliki bengkel sendiri untuk membuat mainan yang akan diberi kepada anak-anak.

Sebagian besar gambar tentang Santa Claus mengenakan pakaian berbagai warna (merah, ungu, dan lainnya). Namun, Coca-cola melakukan kampanye besar yang menggunakan Santa Claus menggunakan pakaian merah-putih sebagai penikmat produk mereka. Santa pun kemudian terkenal dengan pakaian merah-putihnya ini.

Meskipun St. Nicholas meninggal pada 6 Desember, Santa Claus sudah identik dengan Natal yang digabungkan dengan hari kelahiran Yesus pada 25 Desember.

Santa dianggap penting karena ia memiliki kemurahan hati membantu siapa saja yang membutuhkan. Santa menyebar pesan baik, mirip dengan Yesus Kristus. Sehingga membuatnya menjadi penting dalam perayaan Natal.

Nah, sekarang kita sudah tahu darimana tradisi Santa Claus itu berasal. Sebenarnya tradisi ini untuk mengajarkan kepada anak-anak bahwa mereka harus menyebarkan semangat serta bermurah hati kepada siapa saja seperti sosok Santa Claus. (Nicola/EB)

Related Articles

Back to top button