KesehatanPojok BangsaRagam Bangsa

Asal Usul dan Sejarah Kutang

ENERGIBANGSA.ID – Apakah kalian tahu singkatan BH? BH adalah Breast Hidden, penutup payudara. Ada yang menyebutnya Breast Holder (inggris), ada juga yang menyebutnya Buste Hounder (Belanda).

Beberapa orang Indonesia kini menyebutnya Bra, yang diambil dari kata Brassiere (Perancis). Meski secara tradisional, orang-orang Indonesia generasi lama banyak menyebutnya ‘kutang’.

Lalu apakah sobat energi tahu, asal usul dan sejarah kutang? tim energibangsa.id yakin tidak banyak dari kalian yang tahu asal usul kutang.

Sejarahnya, pada masa penjajahan Belanda dulu, di hari pertama pengerjaan proyek pembuatan jalan pos Anyer-Panarukan, banyak budak pribumi baik laki-laki maupun perempuan yang dipekerjakan hanya mengenakan semacam cawat (bawahan), sedangkan bagian atas tubuh, mulai dari pusar hingga ke leher tidak ditutup, alias bertelanjang dada.

Bisa dipahami, era dulu, perempuan pribumi di level priyayi saja hanya memakai kemben, maka wajar jika di level budak perempuan pekerja bertelanjang dada.

Mandor yang bertugas di tempat saat itu, Don Lopez comte de Paris -kaki tangan Daendels yang berkebangsaan Prancis- merasa risih melihat keadaan ini.

Kemudian ia memotong-motong suatu kain putih dan memberikannya kepada salah satu budak perempuan. Sambil memberikan kain tersebut pada si budak, dia mengatakan: “Fermez cette partie… coutant”

yang artinya kurang lebih “tutup bagian berharga itu”, Don Lopez mengulang kata-kata coutant, coutant... Dalam bahasa Prancis, coutant adalah berharga.

Budak perempuan itu tidak mengerti mengapa ia diberi kain putih, karena perempuan bertelanjang dada adalah hal yang biasa pada masa itu. Don Lopez yang merasa jengkel, lalu menunjuk-nunjuk payudara budak tersebut sambil terus-menerus mengatakan “Coutant! Coutant!

Budak-budak pribumi yang melihat keadaan tersebut ahirnya mengerti bahwa kain putih itu dimaksudkan untuk menutup payudara wanita. Dan dalam pemahaman mereka, kain putih yang dipakai untuk menutup payudara itu namanya adalah coutant. Atau dalam ejaan Indonesia, disebut kutang.

Sejak saat itu, lahirlah entri baru dalam bahasa rakyat, yaitu “kutang” yang bermakna kain pembungkus payudara. Sungguh berbeda dengan kata aslinya dalam bahasa Prancis “coutant” yang bermakna berharga!

Jadi, karena payudara begeitu berharga, maka sobat energi jangan sampai lupa menjaganya. Pilih produk herbal perawatan payudara tepat agar aset berharga itu tetap sehat dan terawat.

Related Articles

Back to top button