pompa sedot air portable
News

Apresiasi Pompa Air, Warga MIK Semarang Upayakan Ini untuk Atasi Banjir

0

ENERGIBANGSA.ID – Sebuah langkah bijak sudah dilakukan oleh Pemkot Semarang dan Pemprov Jateng dalam menghadapi banjir yang menjadi agenda tahunan Semarang, ibukota Jawa Tengah ini.

Dari pantauan tim energibangsa.id, Pompa air yang difungsikan untuk menyedot air rob dan banjir akibat curah hujan yang deras cukup efektif untuk menyerap banjir di daerah rawan banjir seperti di Genuk dan Kaligawe.

Menghadapi musim hujan di awal tahun 2020 ini, rumah pompa di sisi utara Kota Semarang mulai diaktifkan, meski dua pompa harus diperbaiki karena tersumbat sampah.

“Ternyata posisi hari ini kolam di sini disiapkan ketika masuk hujan pompa on dan sudah siap. Dinyalakan minus 0,02 agar kalau hujan cepat, tidak telat. Kami punya pekerja agar ambili sampah,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Praowo saat meninjau rumah Pompa Kali Tenggang, Semarang, sebagaimana dikutip detikcom

Tuai Pujian Hotman Paris

Kebijakan Pemkot Semarang dan Pemprov Jateng itupun mendapat sorotan nasional, karena area-area yang menjadi langganan banjir seperti Genuk dan Kaligawe kini sudah jauh lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.

Selain dipuji oleh banyak netizen, Hotman Paris pun melayangkan pujian kepada Pemkot Semarang yang menyedot air banjir dengan pompa air besar.

Pujian ini diberikan karena dibandingkan dengan kondisi di Jakarta sekarang, yang banjir tahun ini terasa lebih berat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Usulan Warga MIK Semar

Meski banjir di Semarang sudah tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, ada pujian dan masukan positif dari warga (netizen) Semarang di grup social MIK SEMAR, salah satunya dari netizen bernama Riboet Boediono, yang mengusulkan untuk menambahkan pompa-pompa air di sekitar area terdampak banjir.

Dalam grup facebook tersebut, ia menulis: ” Selamat siang, sekedar sharing aja.. Seperti yg sudah sering diwartakan, kali Sringin sudah dibangun RUMAH POMPA PENGENDALIAN BANJIR DAN ROB, dan ini sangat efektif mengatasi banjir di wilayah genuk dan sekitarnya…” begitu tulis Riboet di MIK SEMAR pada Jumat (10/1/2020)

“namun akses masuk kawasan industri terboyo justru menjadi sedikit terkendala karena saat hujan deras air akan menggenang di beberapa titik jalan masuk ke kawasan Terboyo… ratusan karyawan yang bekerja disana masih harus berjibaku dengan banjir akibat air hujan yang mengantri masuk kedalam tanah, karena tidak bisa mengalir ke sungai…” lanjutnya dalam tulisan tersebut.

Meminta Pompa Portable

Riboet meminta Pemkot untuk mengembalikan pompa portable di titik-titik lokasi yang masih banyak genangan air.

“Dulu ada pompa portable untuk mengalirkannya ke sungai sringin namun setelah pompa utama diresmikan, pompa portable yg dipasang untuk mengatasi air hujan yg menggenang di sana justru malah diambil… Sebagai karyawan yg tiap.hari.melakukan aktifitas dikawasan terboyo kamu sangat berharap pompa portable yg dulu disiagakan lagi agar saat kondisi darurat bisa difungsikan dengan baik…,” tulisnya ditutup dengan ucapan terimakasih.

Semoga pemkot Semarang segera mendengar usulan positif dari warganet Semarang, karena meskipun pompa air besar sudah berjalan cukup efektif, namun area-area yang terdampak banjir masih memerlukan bantuan pompa air portabel untuk menyedot air menggenang yang sedang antri masuk.

Untuk menghubungi Humas Pemerintah Kota Semarang, warganet Semarang bisa menyalurkan aspirasi di sini. Semarang adalah kota kita, mari rawat bersama-sama.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Deal, Stadion Citarum Jadi Homebase PSIS di Musim 2020

Previous article

Jangan Samakan Rumput Sintesis Stadion Citarum dengan Rumput Tempat Futsalmu, Lur!

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in News