Kabar IndonesiaKesehatan

Apoteker Banjarmasin Ciptakan Kopi TB Alat Bantu Pasien Tuberkulosis

ENERGIBANGSA.ID – Apoteker asal Banjarmasin, M Ary Aprian Noor yang bekerja di puskesmas ciptakan KOPI TB untuk pasien Tuberkulosis (TBC) yang lambat sembuh karena tidak disiplin minum obat.

Ary sebagai salah satu dari lima tenaga kesehatan Kalimantan Selatan ini sedang berlomba di level nasional sebagai tenaga kesehatan inovatif. Berkat penemuannya ini Ary akan dikarantina selama dua hari ke depan di Jakarta untuk kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

KOPI TB yang ia ciptakan bukan untuk dikonsumsi pasien pengidap penyakit TBC, melainkan sebuah kotak sebagai alat bantu pengingat minum obat TBC. Ary meluncurkan karya KOPI TB ini berinisiatif sebagai langkah praktis bagi kebanyakan pasien TBC yang diketahui tidak disiplin minum obat yang sudah diberikan oleh dokter selama enam bulan penuh untuk proses penyembuhan.

“Pasien TB itu harus rutin minum selama enam bulan. Karena selama enam bulan itu bisa saja pasien lupa minum obat. Mudah-mudahan dengan kotak ini pasien terbantu,” katanya sembari memperlihatkan KOPI TB. Melansir dari detik.com

Karya Ary mendapat apresiasi dari Dr. Muslim, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan. Dr. Muslim juga merasa terbantu dengan adanya inovasi-inovasi tenaga kesehatan muda dalam mendukung program kesehatan daerah, terlebih membantu pasien TBC dalam proses penyembuhan.

Menurut Dr. Muslim, mengutip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pasien TBC yang aktif dan tidak menerima pengobatan bisa menulari rata-rata 10-15 orang setiap tahun. Keberadaan inovasi KOPI TB dinilai salah satu langkah percepatan membantu proses penyembuhan bagi penyakit menular ini.

“Kita akan dorong masyarakat, pasien, maupun keluarganya untuk menerapkan salah satu inovasi yang dikembangkan saudara Ary ini. Ini juga meningkatkan komitmen kita untuk pencegahan dan penyebaran penyakit tuberkulosis. Selain itu, layanan ini juga melakukan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat.” Ucap beliau.

Harapan ke depannya semoga alat pengingat minum obat bagi pengidap TBC yang diberi nama KOPI TB buatan M Ary Aprian Noor dapat dikomersilkan lebih banyak dan digunakan di rumah sakit seluruh Indonesia.

Related Articles

Back to top button