Nasional

Api Abadi Mrapen Kok Padam, Pertanda Apa?

GROBOGAN (energibangsa.id) — Warga Jawa Tengah khususnya yang berdomisili di eks Karesidenan Pati dan eks Karesidenan Semarang tentu tak asing lagi dengan api abadi, atau api Mrapen yang ada di Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Api Abadi Mrapen itu terletak di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Api yang sejak dulu tak pernah padam itu menjadi destinasi wisata di Grobogan. Dari tempat itu pula, panitia kegiatan (event) nasional seperti  Pekan Olahraga Nasional (PON) mengambil sumber api.

Beberapa upacara keagamaan juga tak luput mengambil api untuk peribadatan dari Api Abadi Mrapen. Namun ada yang ganjil terkait Api Abadi Mrapen, belakangan ini. Betapa tidak, api yang konon tak pernah mati sekalipun hujan dan ditiup angin kencang tiba-tiba padam.

Camat Godong, Bambang Hariyono membenarkan perihal Api Abadi Mrapen yang sudah padam sejak sepekan lalu. Berdasarkan laporan yang diterimanya, api di objek wisata Api Abadi Mrapen padam terhitung sejak 25 September 2020. Kabarnya, informasi padamnya api Mrapen terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara, pihak ESDM juga telah melakukan pengecekan.

Menurut Kades Manggarmas, Achmad Mufid, api di Api Abadi Mrapen tidak seketika padam. Namun berlangsung bertahap, awalnya api terlihat redup baru setelah itu, api padam.

Achmad juga menyampaikan bahwa tempat wisata itu sebenarnya telah tutup sejak ada pandemi Covid-19. Sehingga tidak ada kunjungan wisatawan ke lokasi ikonik tersebut.

ESDM Lakukan Kajian

Kepala Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan, Teguh Yudi Pristiyanto dikabarkan telah mengecek Api Abadi Mrapen, dan hasil pengecekan awal tidak tercium bau gas dari lokasi api abadi.

Pihak ESDM juga berencana tetap melakukan kajian secara lebih lanjut untuk mengetahui apa yang jadi penyebab padamnya api abadi tersebut. Di satu sisi, pada 12 September 2020, sempat ada semburan air bercampur gas saat pengeboran sumur yang lokasinya tidak jauh dari Api Abadi Mrapen.

Semburan itu akhirnya ditutup warga dan pihak desa dengan batu koral. Namun air dan gas masih merembes keluar dari lubang sumur bor. Pihak ESDM belum berani memastikan kaitan antara padamnya api di Api Abadi Mrapen dengan semburan air bercampur gas di sekitar lokasi (*)

Related Articles

Back to top button