Gaya Hidup

Apakah Kopi Berbahaya Bagi Ibu Hamil?

ENERGIBANGSA.ID– Kopi merupakan salah satu minuman yang banyak digandrungi seluruh lapisan saat ini, tak terkecuali bagi perempuan.

Sayangnya, perempuan mungkin perlu membatasi minum kopi selama masa kehamilan.

Apa penyebabnya? Berikut penjelasannya dihimpun dari Kompas.

Sumber : taste of home

Apakah Kopi Berbahaya Bagi Ibu Hamil?

Ibu hamil memang perlu membatasi asupan kafein. Namun, tak perlu menghentikan konsumsinya sama sekali.

Menurut rekomendasi American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan para pakar.

Seperti dilansir What to Expect, ibu hamil dianjurkan membatasi asupan kafein hingga 200 mg per hari.

Ini termasuk makanan mengandung kafein. Ini sama dengan porsi 350 ml kopi. Kafein dapat ditemukan pada jumlah berbeda pada setiap minuman.

Misalnya, 40 mg dalam soda, 45 mg dalam secangkir teh, 80 mg dalam porsi 250 ml minuman berenergi, 100 mg dalam secangkir kopi instan, dan 140 mg dalam secangkir kopi saring.

Sumber : newsweek


Dampak Kopi Terhadap Janin

Menurut Cleveland Clinic, selama kehamilan dibutuhkan waktu lebih lama bagi tubuh untuk memproses kafein.

Kafein mungkin akan lebih lama berada di dalam aliran darah untuk sementara waktu setelah kita minum kopi atau minuman berkafein lainnya.

Plasenta memberi bayi makanan dan oksigen melalui tali pusar. Oleh karena itu, ketika ibu minum kopi atau minuman berkafein lainnya, bayi juga akan menerimanya.

Meskipun ada pula penelitian yang memiliki bukti bertentangan, langkah terbaik adalah menjaga asupan kafein di bawah 200 mg.

Sebuah studi menemukan bahwa jumlah kafein yang dikonsumsi saat hamil tidak berpengaruh terhadap tidur bayi selama tiga bulan pertama kehidupan mereka.

Peneliti menemukan bahwa konsumsi kafein selama kehamilan tidak memengaruhi tidur bayi mereka selama tiga bulan pertama.

Mereka juga mengamati wanita yang mengonsumsi kafein dan menyusui, kemudian menemukan hasil serupa. Dalam hal menyusui, mungkin saja bayi merasakan efek kafein.

Studi lain melaporkan bahwa pola tidur yang buruk dan perilaku rewel lazim terjadi pada bayi yang ibunya minum sekitar 10 cangkir kopi atau lebih setiap hari di periode menyusui.

Mereka yang minum lebih dari 450 ml kopi setiap hari mungkin memiliki lebih sedikit zat besi dalam ASI mereka.

Hal ini dapat meningkatkan risiko defisiensi zat besi. Seorang ibu hamil sudah menderita level zat besi rendah mungkin perlu menghentikan konsumsi kopi sepenuhnya ketika hamil.

Intinya, secangkir kopi sehari masih aman bagi ibu hamil. ACOG juga mempertahankan rekomendasinya bahwa konsumsi kafein dalam jumlah moderat tampaknya bukan faktor utama keguguran atau kelahiran prematur.

Namun, jika masih tidak yakin berapa banyak kafein yang dianggap terlalu banyak dan punya pertanyaan lain tentang pola makan, sebaiknya bicarakan langsung dengan dokter, ya Bunda!

Related Articles

Back to top button