fbpx
Nasional

Apa Tanggapan ‘Mereka’ tentang Masker Logo Tunarungu?

ENERGIBANGSA.ID−“Logo ini menandakan pemakainya tuna rungu, atau mempergunakan alat dengar,” tulis @puspaswarna dalam cuitannya.

Beredar foto masker berlogo tunarungu di media sosial. Ternyata, hal tersebut menuai beragam respons dari sejumlah pihak, termasuk kelompok penyandang disabilitas.

Awalnya, foto itu disebarkan melalui akun Twitter @puspaswarna pada Senin (8/10/2020).

Dalam foto memperlihatkan masker yang ditempeli sebuah stiker kecil di bagian sudut atas masker.

Logo Gambar Telinga

Stiker tersebut menampilkan logo berupa gambar telinga beserta alat bantu pendengaran.

Logo yang identik dengan penyandang disabilitas untuk orang yang tuli atau tunarungu.

Menurut @puspaswarna, logo ini bertujuan agar seseorang dapat mengenali bahwa pemakai masker tersebut adalah tunarungu.

“Karena pandemi Covid-19 prokes mempergunakan masker, maka kaum tuna rungu ini tidak dapat membaca gerak bibir kita, sehingga jangan sampai ada salah komunikasi,” tulis @puspaswarna.

Saat dikonfirmasi, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) mengaku tidak mengetahui asal usul logo tersebut.

Kata PPDI

“Bukan dari PPDI. Saya sudah cek ke teman-teman apakah produk tersebut dari mereka atau tidak, juga ke percetakan yang biasanya membuat produk untuk teman-teman. Dan semuanya tidak ada yang tahu,” kata Ketua PPDI Jakarta, Didi Leindert. (10/2/2021).

Tak hanya itu, Didi juga mengatakan bahwa tunarungu tak membutuhkan masker tersebut.

“Saya sudah tanyakan ke beberapa teman tuli, jawabannya variatif. Ada yang suka, ada yang tidak. Tapi, saya dari PPDI, saya pikir enggak perlu masker begitu,” kata Didi.

Menurut Didi, masker berlogo tersebut justru membuat penyandang disabilitas menjadi tidak nyaman.

“Dalam hal komunikasi memang tidak nyaman memakai masker. Tapi, kalau di tempat umum dari gerak-gerik kita bisa tahu. Tidak perlu ada logonya,” ungkap Didi.

Sementara itu, Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta juga menyatakan tidak menjual stiker tersebut. (*)

Related Articles

Back to top button