fbpx
Nasional

Apa Kabar Vaksin ‘Merah Putih’ Buatan Indonesia?

SEMARANG, energibangsa.idHari Rabu tepat tanggal 13 Januari 2021, merupakan tonggak sejarah vaksinasi Covid-19 perdana di Tanah Air.

Indonesia secara resmi memulai program vaksinasi, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang disuntik. Vaksin Sinovac buatan Chinalah yang digunakan untuk vaksinasi pertama.

Kabarnya, pemerintah juga akan kembali mendatangkan beragam jenis vaksin lainnya. Terutama, produk yang benar-benar telah memiliki data uji klinis fase tiga. Serta, digunakan secara luas oleh negara lain, tentunya.

Lha kok, Indonesia mau impor vaksin lagi? Lantas, bagaimana perkembangan Vaksin ‘Merah Putih’ yang konon juga ampuh menangkal virus Covid?

Kisah vaksin Merah Putih

Melansir detikcom, Rabu (13/1/2021), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan bahwa vaksin Corona Merah Putih sampai saat ini masih terus dikembangkan.

Diprediksi vaksin tersebut baru bisa masuk tahap produksi di pertengahan tahun 2022.

“Kemungkinan itu akan siap diproduksi di pertengahan 2022,” kata Menkes Budi dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI pada Rabu (13/1/2021).

“Produksinya sendiri juga ada di Bio Farma. Kami lebih mengawasi dari sisi kebijakannya dan BPOM yang melakukan persetujuan kalau nanti uji klinis satu, dua, dan tiganya sudah selesai,” lanjut Menkes Budi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito pernah menjelaskan bibit vaksin Merah Putih akan diserahkan oleh Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman pada PT Bio Farma di tahun 2021.

“Bibit vaksin Merah Putih berpotensi akan diserahkan oleh Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman kepada PT Bio Farma pada triwulan pertama tahun 2021,” jelas Wiku.(dd/EB)

Related Articles

Back to top button