Kabar Daerah

Ansor Gajah Mungkur Gandeng KAWAH Gelar Pelatihan Ansorpreneurship

ENERGIBANGSA.ID (Semarang Raya) – Belum lama ini, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Gajah Mungkur bersama Keluarga Alumni Universitas Wahid Hasyim (KAWAH) menggelar pelatihan Ansorpreneurship secara mandiri, Minggu (5/7/2020).

Kegiatan yang didedikasi untuk menggali potensi kader tersebut berlangsung di Markas Lintang Songo, Sampangan, Gajah Mungkur, Kota Semarang. Kegiatan itu didukung Pengurus MWC NU Gajah Mungkur, Barkatus Sholawat, Majelis Mujahadah serta sholawat Al-Anwar.

Ketua PAC GP Ansor Gajah Mungkur, Gus Maksum menyatakan, kegiatan bersama KAWAH adalah wujud melek usaha yang di rintis dalam rangka menggerakkan kemandirian Ansor dan Banser khususnya di wilayah Kecamatan Gajah Mungkur.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk memunculkan kader kader yang memiliki skill serta kemampuan untuk berwirausaha dan gemblengan bathiniyah,” terang Gus Maksum.

Pelatihan tersebut rencananya akan terlaksana secara bertahap. Hal itu karena banyaknya materi-materi pelatihan yang nantinya akan disampaikan oleh narasumber yang berbeda serta berkompeten di bidangnya.

“Kami jadualkan ada 9 materi pokok kewirausahaan. Di samping nanti ada materi-materi terkait dengan manajemen usaha dan gemblengan bathiniyah. Diantara pelatihan itu, ada pelatihan membuat sabun cuci piring, pelatihan bekam, pelatihan gurah, pelatihan pengendalian bencana dan kebakaran, pelatihan ruqyah pengobatan, pelatihan P3K, pelatihan tenaga dalam, pelatihan budi daya lele serta pelatihan media sosial” lanjut Gus Maksum.

Ditinjau dari program kerjanya, pelatihan tersebut adalah bagian dari pelaksanaan program kaderisasi non-formal oleh GP Ansor Kecamatan Gajah Mungkur. Harapannya program tersebut bisa meluas ke PAC lain di Kota Semarang.

Hadir sebagai pemateri, Sapto, yakni sosok berkompeten dalam usaha pembuatan sabun cuci piring. Selain itu, ia juga sosok berpengalaman dibidang enterpreuner. Oleh karenanya, Sapto banyak memberikan pembekalan cara pembuatan sabun cuci piring.

“Pada dasarnya membuat sabun hanya butuh ketelatenan, bahan-bahan cukup mudah dibeli di toko kimia secara eceran. Kami berharap, peserta bisa cepat memahami sekaligus praktik membuat produk-produk yang bermanfaat untuk masyarakat”, pungkas Sapto. (dd/EB).

Related Articles

Back to top button