fbpx
Kabar Daerah

Angka Perceraian Kota Semarang Meningkat Sepanjang 2020, Kenawhy???

SEMARANG, energibangsa.id – Kabar kurang mengenakkan selalu silih berganti hadir menghiasi sepanjang pandemi virus Covid-19, tak habis-habisnya menebar duka kini giliran Pengadilan Agama Kelas I A Semarang yang merilis pernyataan mengiris hati.

Mereka mencatat bahwa lonjakan kenaikan angka perceraian terjadi di Kota Semarang sepanjang tahun 2020. Dari sejumlah laporan tersebut didominasi pada gugatan cerai dari pihak istri dengan total 2.381 kasus, sedangkan 715 kasus berasal dari cerai talak dari pihak suami.

“Dalam tahun 2020 lalu, ada 2.556 kasus perceraian. Dari jumlah itu, didominasi gugat cerai dari pihak istri,” kata Panitera Muda Hukum PA Semarang, Saefudin.

Menurut Saefudin, kasus perceraian di Kota Semarang rata-rata disebabkan adanya faktor perselisihan dan pertengkaran terus-menerus. Faktor tersebut tercatat yang mendominasi penyebab dari 2.238 kasus perceraian pada 2020.

Untuk faktor lain terjadi sebanyak 404 kasus peninggalan salah satu pihak, 129 karena faktor ekonomi, dan sisanya karena faktor murtad, KDRT, madat, judi, dan lain-lain.

Dibandingkan dengan 2019, jumlah kasus perceraian yang terjadi di 2020 mengalami peningkatan. Pada 2019 terdapat 2.337 kasus atau meningkat 219 kasus pada 2020.

“Pada 2019, perceraian juga didominasi gugat cerai dari pihak istri. Untuk cerai talak dari pihak suami jumlahnya 724 kasus,” pungkasnya.


seperti yang kita ketahui dampak dari perceraian tidak hanya kepada yang bersangkutan saja, tapi akan berdampak besar bagi kondisi psikis mental dari sang buah hati yang harus menerima kenyataan pahit ini.

Kita tidak bisa memungkiri jikalau untuk adalah keputusan masing-masing yang tidak bisa diganggu gugat, tidak ada yang ingin merencanakan akhir cerita berbalut perpisahan. Semua terangkum dari keputusan dua belah pihak yang berjudul “yang terbaik harus diputuskan”.

Pertimbangkan segala sesuatu sebelum penyesalan terjadi, akan menjadi bersalah jika kita menutup duka dengan pula. (Ozan/EB)

Related Articles

Back to top button